Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Wisuda di Tingkat Sekolah Dilarang, Dedi Mulyadi: Cocoknya Buat S1

Terbit 1 Mar 2025 08:45 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Wisuda di Tingkat Sekolah Dilarang, Dedi Mulyadi: Cocoknya Buat S1 — Cianjur Update
Ilustrasi wisuda sarjana. (Foto: Pexels.com)

– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan larangan penyelenggaraan wisuda di tingkat sekolah.

Menurutnya, wisuda lebih cocok untuk jenjang perguruan tinggi seperti S1 atau Diploma 3.

Hal tersebut disampaikan Dedi dalam keterangan di akun Instagram pribadinya, dilansir Sabtu (1/3/2025).

Iklan sevilage

“Saya kan melarang di sekolah itu bikin kegiatan wisuda karena wisuda itu menurut saya cocoknya S1 atau Diploma 3,” ujar Dedi.

Baca Juga
Terangi Negeri dengan Semangat Pancasila, PLN UP3 Cianjur Hadirkan Listrik bagi Pesantren Nurul Hikmah
Pendidikan · Berita terkait

Ia menilai, kelulusan di sekolah sebaiknya cukup dirayakan dalam lingkungan sekolah, seperti yang dilakukan pada masa lalu.

Dedi bahkan berencana membangun gedung pertunjukan di setiap sekolah agar kegiatan-kegiatan penting dapat dilaksanakan di lingkungan sekolah sendiri.

“Nanti saya bikin gedung pertunjukan di setiap sekolah, atau kalau sekolahnya luas ya sudah setiap sekolah nanti akan kami bangunkan gedung pertunjukan dengan kapasitas 1.000 sampai 1.500 orang,” katanya.

Baca Juga
Pelepasan Peserta Didik PKBM Sarbini Berlangsung Meriah, 132 Siswa Resmi Lulus
Pendidikan · Berita terkait

Selain itu, Dedi juga menyoroti berbagai tradisi kelulusan yang dinilai membebani orang tua siswa, seperti album kenangan yang harganya mencapai ratusan ribu rupiah per anak.

Ia menegaskan, perayaan kelulusan sebaiknya tidak menimbulkan beban finansial yang berlebihan bagi siswa dan orang tua.

“Album kenangan itu mahal juga, ada yang harganya Rp150 ribu sampai Rp450 ribu per anak. Ini menjadi beban bagi orang tua,” ungkapnya.

Baca Juga
Taklim Akbar Yayasan Syekh Ali Jaber Hadirkan Empat Ulama Internasional di Cianjur
Pendidikan · Berita terkait

Namun, Dedi tetap mendukung kegiatan positif yang dapat meningkatkan semangat siswa, seperti perlombaan antar-SMP untuk menarik minat calon siswa ke jenjang SMA atau SMK.

Menurutnya, selama kegiatan tersebut tidak berlebihan dan masih dalam koridor pendidikan, maka hal itu masih bisa diterima.

“Kalau itu positif, seperti perlombaan antar-SMP atau SMA untuk menarik minat siswa, ya tidak apa-apa, asalkan tidak berlebihan,” tutupnya.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{