Optimalkan Potensi Desa, Mahasiswa KKNT IPB dan PKK Ciguha Bangun Taman Tanaman Obat Keluarga
CIANJURUPDATE.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University berkolaborasi dengan ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan warga setempat membangun Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lahan Pos Kesehatan Desa Ciguha, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Senin (20/7/2026). Program ini diluncurkan untuk memaksimalkan potensi tanaman herbal desa sekaligus sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Inisiatif pembangunan Taman TOGA ini didasari oleh temuan di lapangan terkait melimpahnya tanaman obat yang tumbuh di sekitar jalan desa maupun pekarangan warga. Namun, berdasarkan hasil wawancara mahasiswa dengan kepala dusun dan kader kesehatan, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Masyarakat desa tercatat masih lebih cenderung mengonsumsi obat instan dibandingkan menggunakan tanaman obat yang ada di lingkungan sekitar.
Untuk merespons kondisi tersebut, tim KKNT IPB menggelar program pemanfaatan dan edukasi yang meliputi penyuluhan, demonstrasi, serta praktik penanaman langsung.

Program ini mengusung pendekatan partisipatif dengan prinsip "dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat". Seluruh tanaman yang ditanam di Taman TOGA tidak berasal dari pengadaan luar, melainkan dikumpulkan dari hasil pekarangan masyarakat Desa Ciguha itu sendiri. Warga juga tidak hanya ditempatkan sebagai penerima informasi, tetapi turut terlibat langsung dalam proses penyediaan bibit, penanaman, hingga perencanaan perawatan.
Ketua Pelaksana Program Pemanfaatan dan Edukasi TOGA, Tiara Mulia Almaputri, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan elemen krusial untuk menjaga kelangsungan fasilitas tersebut.
“Taman TOGA ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan pemanfaatan tanaman obat di Desa Ciguha. Dengan adanya keterlibatan masyarakat, taman ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai sarana edukasi dan pemanfaatan TOGA yang berkelanjutan,” ujar Tiara.
Langkah ini mendapat respons positif dari warga setempat. Salah satu anggota PKK Desa Ciguha menilai bahwa keterlibatan warga dalam pengadaan tanaman telah menumbuhkan rasa memiliki terhadap taman tersebut. Ia juga menegaskan komitmen PKK untuk merawat fasilitas edukasi ini.
“Program Taman TOGA ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sebagai sarana edukasi dan pemanfaatan tanaman obat. Kami dari PKK Desa Ciguha akan berupaya menjaga dan merawat taman ini agar dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Kehadiran Taman TOGA ini diharapkan mampu menjembatani potensi alam lokal dengan kebutuhan dasar masyarakat. Ke depannya, program ini ditargetkan menjadi fondasi bagi kemandirian kesehatan keluarga di Desa Ciguha melalui pemberdayaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Oleh: Tiara Mulia Almaputri, mahasiswa IPB University.
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


