Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Balai Besar TNGGP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Penganiayaan dan Pengrusakan Pos SIMAKSI

Terbit 10 Sep 2026 14:25 WIB · 3 menit dibaca
Bagikan
Balai Besar TNGGP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Penganiayaan dan Pengrusakan Pos SIMAKSI — Cianjur Update
Pos Pemeriksaan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) di Jalur Pendakian Gunung Putri, Kabupaten Cianjur.

CIANJURUPDATE.COM — Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) melaporkan kasus tindak pidana dugaan kekerasan terhadap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) dan perusakan fasilitas negara berupa Pos Pemeriksaan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) di Jalur Pendakian Gunung Putri, Kabupaten Cianjur. 

Insiden dugaan penganiayaan dan perusakan Barang Milik Negara (BMN) tersebut kini resmi ditangani pihak kepolisian.  

Berdasarkan keterangan resmi BBTNGGP, peristiwa bermula pada Senin (7/9/2026) ketika petugas Resor PTN Gunung Putri melakukan pengawasan di jalur pendakian yang tengah ditutup guna mengantisipasi risiko kebakaran hutan dan lahan. 

Iklan sevilage

Petugas mendapati rombongan pendaki yang memaksakan masuk tanpa perizinan resmi (SIMAKSI). Petugas kemudian memberikan teguran dan penanganan sesuai prosedur di Pos Pemeriksaan SIMAKSI. Insiden awal tersebut diduga melibatkan sejumlah oknum yang berkaitan dengan salah satu basecamp di sekitar jalur pendakian.  

Baca Juga
Pemkab Cianjur Prioritaskan BPJS bagi Warga Tak Mampu, Soal UHC: Itu kan Hanya Predikat
Berita · Berita terkait

Eskalasi kejadian berlanjut pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.54 WIB. Terjadi aksi kekerasan fisik terhadap salah satu anggota Polhut Resor PTN Gunung Putri serta aksi perusakan fasilitas Pondok Jaga.  

Akibat kejadian tersebut, petugas Polhut mengalami luka di bagian wajah serta hidung. Korban langsung dilarikan ke RSUD Cimacan, Kabupaten Cianjur, untuk mendapatkan penanganan medis dan proses visum. Sementara itu, bangunan Pos Pemeriksaan SIMAKSI mengalami kerusakan fisik berupa kaca jendela yang pecah dan sejumlah kursi rusak.

Merespons aksi kekerasan dan perusakan BMN tersebut, Balai Besar TNGGP langsung berkoordinasi dan melaporkan insiden ini ke Kepolisian Sektor (Polsek) Pacet, Kabupaten Cianjur, untuk proses hukum lebih lanjut. Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta menghimpun keterangan saksi.  

Baca Juga
Petugas Balai dan Volunteer Diduga Dianiaya Oknum Basecamp Gunung Gede, Polisi Masih Tunggu Laporan Korban
Berita · Berita terkait

Kepala Balai Besar TNGGP, Sadtata Noor Adirahmanta, menyayangkan insiden penganiayaan yang menimpa anggotanya saat menjalankan tugas pengawasan kawasan konservasi negara.  

"Kami sangat menyayangkan adanya dugaan tindakan kekerasan terhadap petugas yang sedang melaksanakan tugas negara serta kerusakan terhadap fasilitas negara," ungkap dia, Kamis (10/9/2026).

Pihak Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menyerahkan atas kejadian tersebut ke pihak berwenang untuk ditindak secara tegas sesuai bukti dan fakta lainya.

"Kami menyerahkan proses penanganan aspek hukumnya kepada pihak yang berwenang dan akan mendukung sepenuhnya proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan bukti dan fakta yang ada," tegasnya.

Baca Juga
Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku Penganiayaan Petugas TNGGP, Empat Lainnya Masih Diburu
Berita · Berita terkait

Pihak Balai Besar TNGGP mengingatkan seluruh elemen masyarakat, pengelola basecamp, pemandu, porter, hingga calon pendaki untuk selalu mematuhi seluruh regulasi dan prosedur perizinan yang berlaku di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.  

Sadtata menegaskan bahwa pengawasan dan pemeriksaan di pintu jalur pendakian merupakan bagian dari prosedur standar untuk menjaga kelestarian kawasan serta menjamin keselamatan para pengunjung.

"Kami mengajak semua pihak agar dapat menyelesaikan setiap persoalan secara prosedural tanpa melakukan aksi kekerasan maupun tindakan anarkis terhadap fasilitas negara," tutup dia.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Dadan Suherman
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{