Kondisi Kritis, Remaja Pengidap TB Tulang Asal Cidaun Meninggal Dunia
CIANJURUPDATE.COM — Kabar duka datang dari Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Erik Setiawan (14), remaja asal Kampung Cikaung, Desa Cibuluh, yang mengidap penyakit tuberkulosis (TB) tulang dan TB otak, dilaporkan meninggal dunia pada Senin pagi 14 September 2026 setelah kondisi kesehatannya memburuk secara drastis.
Kabar meninggalnya Erik dikonfirmasi langsung oleh Camat Cidaun, Gagan Rusganda, berdasarkan laporan yang diterima dari pihak keluarga pasien.
Gagan menjelaskan bahwa penurunan kondisi kesehatan Erik sudah terpantau sejak Minggu pagi. Pasien diketahui sudah tidak dapat mengonsumsi makanan maupun minuman secara normal.

"Memang kemarin pagi itu dapat informasi dari keluarganya, sudah tidak bisa masuk makanan dan minuman, jadi sudah pakai selang untuk nutrisinya," ujar Gagan.
Kondisi pasien dilaporkan terus menurun hingga Minggu sore. Selain mengalami penurunan kesadaran, pasien juga menunjukkan gejala komplikasi medis lainnya.
"Sorenya dapat informasi kondisinya makin menurun, urinnya juga sudah bercampur darah. Pasien sempat mengalami koma," jelasnya.
Gagan menambahkan, pihak medis dan keluarga sebenarnya telah merencanakan rujukan lanjutan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada hari ini untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif. Namun, pasien mengembuskan napas terakhirnya sebelum rujukan terlaksana.
"Tadinya hari ini mau dirujuk ke RSHS Bandung. Namun, ternyata kesehatannya dari kemarin terus menurun dan tadi pagi kami menerima informasi pasien sudah meninggal dunia," kata Gagan.
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


