Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Remaja Pengidap TB Tulang Asal Cidaun Dievakuasi ke RS Sukabumi, Tunggakan BPJS Dilunasi Kecamatan

Terbit 6 Sep 2026 09:16 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Remaja Pengidap TB Tulang Asal Cidaun Dievakuasi ke RS Sukabumi, Tunggakan BPJS Dilunasi Kecamatan — Cianjur Update
Pihak Kecamatan dan tim medis melakukan asesmen langsung terhadap kondisi Erik Setiawan (14), pasien pengidap TB tulang, di kediamannya di Desa Cibuluh sebelum proses evakuasi dilakukan. (foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM — Erik Setiawan, remaja berusia 14 tahun asal Kampung Cikaung RT 03/RW 04, Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, dievakuasi dan dirujuk ke RSUD R. Syamsudin, S.H. (RS Bunut) Sukabumi pada Sabtu 5 September 2026.

Pasien yang sebelumnya didiagnosis mengidap tuberkulosis (TB) otak dan TB tulang ini dilaporkan mengalami kelumpuhan sejak dua tahun lalu serta menderita luka yang cukup luas di beberapa bagian tubuhnya.

Berdasarkan rekam medis, dua tahun lalu Erik pernah menjalani pengobatan untuk penyakitnya di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, namun pengobatan tersebut tidak tuntas. 

Iklan sevilage

Camat Cidaun, Gagan Rusganda, menjelaskan bahwa proses penanganan Erik berawal dari laporan warga yang diterima oleh pihak kecamatan. Penanganan komprehensif langsung dilakukan dengan melibatkan Dinas Kesehatan dan aparat desa setempat.

Baca Juga
Peserta Asal Jambi Wafat di Cianjur Saat Ikuti ITB Ultra Marathon 2026 Rute Jakarta–Bandung
Berita · Berita terkait

"Begitu kami dapat laporan hari Kamis siang, saya langsung kontak Pak Sekdis Kesehatan Cianjur supaya penanganannya cepat. Besok paginya, tim puskesmas dan aparat desa langsung turun ke rumah pasien," ujar Gagan.

Remaja Pengidap TB Tulang Asal Cidaun Dievakuasi ke RS Sukabumi, Tunggakan BPJS Dilunasi Kecamatan

Proses evakuasi dari rumah menuju akses jalan utama membutuhkan kehati-hatian ekstra. Lokasi rumah pasien yang berada di pelosok membuat evakuasi tidak bisa langsung menggunakan mobil ambulans.

"Aksesnya itu cuma jalan lingkungan. Kita nggak berani bawa pakai motor, takut tulang atau badannya malah makin parah kalau kena guncangan. Jadi akhirnya kita gotong royong ditandu dulu dari rumah sampai ke jalan desa, baru setelah itu disambung pakai ambulans," ceritanya.

Baca Juga
Dihantam Gelombang Tinggi di Perairan Ciwidig Cidaun, Perahu Nelayan Terbalik: Satu Selamat, Satu Hilang
Berita · Berita terkait

Setibanya di Puskesmas Cidaun, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi dan menemukan adanya tunggakan iuran BPJS Kesehatan milik pasien. Hal ini membuat jaminan kesehatannya tidak bisa digunakan untuk rujukan.

"Ada tunggakan BPJS sampai 1,6 tahun. Ya sudah, saat itu juga langsung kami bayarkan dan lunasi supaya kartunya aktif lagi dan Erik bisa segera ditangani," tegas Gagan.

Di luar urusan medis dan jaminan kesehatan, Gagan juga menaruh perhatian pada kondisi ekonomi keluarga pasien, terutama menyangkut ketersediaan biaya hidup bagi pendamping selama masa perawatan di rumah sakit.

"Bapaknya sempat bingung karena tidak punya bekal buat nungguin anaknya di rumah sakit. Makanya, kami bantu berikan dana tunggu awal. Sekarang Erik sudah dirujuk ke RS Bunut Sukabumi. Nah, untuk bekal bapaknya selama di Sukabumi, saya juga sudah koordinasi dengan teman-teman UPZ Cidaun supaya terus dibantu dana tunggunya," pungkasnya.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Indra Arfiandi
Preferensi Sumber Google
{