Metty Triantika Resmi Pimpin GPPK Kosgoro 1957, Siap Bangun Konsolidasi dan Kerja Nyata
CIANJURUPDATE.COM – Musyawarah Besar (Mubes) V Gerakan Kosgoro 1957 menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi. Dalam pembukaan Mubes yang digelar Minggu malam di Jakarta, Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Sari Yuliati menegaskan perlunya penguatan struktur organisasi sekaligus pelaksanaan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sari Yuliati, yang juga Bendahara Umum DPP Partai Golkar, menekankan bahwa Mubes bersama HPK, GPPK, dan HIMA Kosgoro 1957 harus menjadi ajang evaluasi sekaligus memperkuat konsolidasi.
“Kosgoro 1957 adalah rumah besar yang mengedepankan kekeluargaan, gotong royong, serta semangat Tri Dharma Kosgoro: pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas,” ujarnya.

Ia meminta setiap ketua umum terpilih segera menyelesaikan pembentukan kepengurusan daerah di seluruh provinsi, dengan target menjangkau setidaknya separuh kabupaten/kota di Indonesia sebelum akhir Desember 2027.
Konsolidasi ini, menurutnya, akan memperkuat daya dukung Kosgoro 1957 terhadap Partai Golkar menjelang Pemilu 2029. Namun, Sari mengingatkan bahwa konsolidasi tidak boleh berhenti pada struktur semata.
“Kita harus hadir dan dekat dengan rakyat melalui program nyata. Kader Kosgoro 1957 harus hidup bersama rakyat, berkarya, dan mengabdi. Itulah wujud Tri Dharma Kosgoro,” tegasnya.
Dalam Mubes tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Metty Triantika didaulat menjadi Ketua Umum Gerakan Persatuan Perempuan Kosgoro (GPPK) 1957 setelah menyampaikan visi dan misinya di hadapan peserta dari berbagai daerah.
Metty menegaskan bahwa GPPK harus berkembang menjadi organisasi perempuan yang kuat secara kelembagaan, memiliki kader berkualitas, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“GPPK Kosgoro 1957 harus menjadi rumah bersama bagi perempuan untuk belajar, bertumbuh, berkarya, dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa,” katanya.
Menurut Metty, perempuan tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus menjadi perencana, pelaksana, dan pemimpin pembangunan.
“Perempuan memiliki kekuatan besar dalam menjaga ketahanan keluarga, menggerakkan perekonomian, serta membangun kehidupan sosial dan politik yang lebih baik. Potensi itu harus dihimpun melalui kerja nyata, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Metty, yang kini menjabat Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, dikenal aktif dalam berbagai kegiatan perempuan Partai Golkar di Jawa Barat. Pengalamannya memimpin lembaga legislatif dan membangun komunikasi politik diyakini menjadi modal penting untuk mengonsolidasikan jaringan GPPK Kosgoro 1957 secara nasional.
Dengan terpilihnya Metty Triantika sebagai Ketua Umum GPPK Kosgoro 1957 dan penekanan konsolidasi oleh Sari Yuliati, Mubes V Kosgoro 1957 diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat peran organisasi perempuan serta meningkatkan kontribusi Kosgoro terhadap masyarakat dan Partai Golkar.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


