Peringati HUT RI, Warga Cidaun Cianjur Ngubek Ikan Hingga Dirikan Panggung di Tengah Sungai Dangkal
CIANJURUPDATE.COM — Aksi warga Kampung Cidamar, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia mendadak menyita perhatian publik di media sosial.
Warga setempat menggelar tradisi ngubek ikan sekaligus mendirikan panggung hiburan dangdut di tengah aliran Sungai Cidamar yang sedang surut.
Dalam rekaman video berdurasi 49 detik yang beredar, tampak ratusan warga berkumpul di area dasar sungai. Sebagian warga masuk ke dalam kubangan air keruh untuk berburu ikan, sementara warga lainnya berjoget diiringi alunan musik dari penyanyi di atas panggung kayu yang didirikan tepat di tengah dasar sungai yang mengering.

Di saat bersamaan, beberapa warga di tepi sungai juga memanfaatkan sisa aliran air untuk mencuci pakaian hingga kendaraan bermotor.
Camat Cidaun, Gagan Rusganda, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan tradisi tahunan warga sekitar dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
"Setiap tahun, warga di sekitaran Sungai Cidamar rutin menggelar kegiatan menyambut dan meramaikan HUT RI. Salah satunya dengan ngubek lauk "ngubek ikan" dan konser dangdut untuk hiburan warga. Setiap yang viral. Itu kegiatannya beberapa hari lalu," ujar Gagan saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).
Gagan menerangkan, fenomena ini terjadi karena debit air Sungai Cidamar kerap menyusut drastis saat memasuki musim kemarau di bulan Agustus. Kondisi tersebut dimanfaatkan warga untuk menanam bibit ikan di kubangan tersisa, sebelum akhirnya ditangkap bersama-sama menggunakan tangan kosong.
"Jadi setiap tahunnya ngubek ikan di kubangan yang ada. Tapi kalau debit sungai tinggi dan deras, tidak ada kegiatan tersebut," terangnya.
Mengenai keberadaan panggung di area aliran sungai, Gagan menyebut hal itu dimungkinkan karena kondisi tanah di dasar sungai sedang dalam keadaan kering.
"Karena kering sungainya, jadi dimanfaatkan untuk mendirikan panggung dan konser dangdut untuk hiburan rakyat," kata Gagan.
Meski kegiatan tersebut berlangsung meriah dan telah menjadi agenda rutin kemasyarakatan, pihak Kecamatan Cidaun memastikan akan memberikan pembinaan serta edukasi terkait potensi bahaya keselamatan.
Gagan mengingatkan adanya risiko luapan air mendadak (banjir bandang) yang berasal dari kawasan hulu sungai, meskipun area hilir sedang dalam kondisi kemarau.
"Meskipun warga sudah rutin tapi kami imbau untuk tetap hati-hati. Jika bisa dialihkan ke tempat lain yang lebih aman. Meskipun musim kemarau, bisa tiba-tiba hujan di hulu yang menyebabkan banjir bandang. Tetap harus mengutamakan keselamatan," pungkasnya.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


