117 Bangunan Liar Jalur Cimacan–Tugu Tauco Ditertibkan, Pemprov Jabar Beri Kompensasi Rp5 Juta
CIANJURUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama tim gabungan lintas instansi menggelar penertiban bangunan liar tahap ketiga yang meliputi wilayah Cimacan hingga Tugu Tauco pada Minggu, (5/7/26). Sebanyak 117 bangunan liar yang berdiri di sepanjang jalur tersebut menjadi sasaran pembongkaran.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, menjelaskan bahwa operasi kali ini merupakan kelanjutan dari rangkaian penertiban sebelumnya.
"Tahap pertama sudah dilakukan di Lembah Permata Hijau, tahap kedua dari Cikundul sampai Segar Alam. Nah, sekarang tahap ketiga dari Cimacan sampai dengan Tugu Tauco," ujar Djoko saat diwawancarai di lokasi penertiban, Minggu (5/7/2026).Penertiban tahap ketiga ini melintasi empat wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Cipanas, Pacet, Cugenang, dan Cianjur Kota.
Gubernur Berikan Uang Kompensasi
Meskipun bangunan yang ditertibkan berstatus ilegal, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap memberikan perhatian kemanusiaan. Djoko menyebutkan bahwa para pemilik bangunan liar yang terdampak menerima uang kompensasi atau bantuan dari Gubernur Jawa Barat.
"Dari data valid yang ada, ada sekitar 117 bangunan liar yang hari ini kita tertibkan. Dan itu mendapatkan kompensasi dari Pak Gubernur sebesar Rp5 juta karena memang rata-rata bangunannya tidak permanen," jelasnya.
Turunkan 300 Personel Gabungan
Operasi besar-besaran ini melibatkan sedikitnya 300 personel gabungan yang terdiri dari Satpol PP dan Damkar, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jawa Barat, PUTR Kabupaten Cianjur, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, unsur kecamatan, hingga bantuan dari pihak PLN.
Secara umum, Djoko mengklaim proses pembongkaran berjalan kondusif tanpa adanya kendala atau perlawanan yang berarti dari masyarakat.
"Hampir 80 persen aman, tidak ada kendala. Yang 20 persennya kebanyakan masyarakat yang masih ingin berdagang karena berharap di hari Minggu ini masih bisa mencari rezeki, sehingga mereka meminta pembongkaran dilakukan esok hari," ungkap Djoko.
Namun, pihak petugas tetap konsisten pada komitmen awal yang telah disepakati bersama warga. "Kita kan sudah berkomitmen bahwa tanggal 4 (Sabtu) itu batas terakhir, dan tanggal 5-nya kita bongkar," tegasnya.
Fokus Rampung Hari Ini
Petugas gabungan menargetkan seluruh proses sterilisasi jalur Cimacan hingga Tugu Tauco tersebut rampung pada hari yang sama. Mengenai kemungkinan adanya penertiban lanjutan, Djoko menyerahkan sepenuhnya pada instruksi dan kebijakan pimpinan ke depan.
"Penertiban untuk tahap tiga kita fokuskan selesai hari ini. Nanti mungkin ada tahap lanjutannya, sesuai dengan perintah dan instruksi pimpinan," pungkasnya.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


