Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Wabup Cianjur Soroti Dugaan Modus Sejumlah PKBM, Minta Lembaga Pendidikan Kesetaraan Berbenah

Terbit 22 Jun 2026 04:35 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Wabup Cianjur Soroti Dugaan Modus Sejumlah PKBM, Minta Lembaga Pendidikan Kesetaraan Berbenah — Cianjur Update
Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi memberikan keterangan kepada awak media dengan didampingi Camat Cugenang serta Kepala Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Foto: Fauzi/Cianjurupdate

CIANJURUPDATE.COM – Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi menyoroti masih adanya dugaan praktik yang tidak sesuai di sejumlah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Cianjur. Menurutnya, lembaga pendidikan kesetaraan harus benar-benar menjalankan fungsi sebagai alternatif pendidikan bagi masyarakat, bukan hanya berorientasi pada penerbitan ijazah.

Hal itu disampaikan Abi Ramzi usai menghadiri kegiatan pelepasan peserta didik dan pentas seni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta pendidikan kesetaraan jenjang Paket A, B, dan C Tahun Ajaran 2025-2026 di Yayasan PKBM Sarbini, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Senin (22/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Abi Ramzi mengaku datang untuk memberikan dukungan kepada PKBM Sarbini yang dinilainya telah menunjukkan komitmen dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.

Iklan sevilage

“Hari ini pelepasan, kelulusan, pentas seni. Hal-hal kebaikan sedang dilakukan di PKBM Sarbini. Saya hadir memberikan dukungan mewakili Pemerintah Kabupaten Cianjur,” ujarnya.

Ia mengaku sebelumnya sempat memiliki keraguan terhadap keberadaan PKBM setelah menerima berbagai informasi mengenai adanya sejumlah lembaga yang diduga tidak menjalankan fungsi pendidikan sebagaimana mestinya.

Baca Juga
Tekan Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Cianjur Gelar Razia dan Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
Berita · Berita terkait

“Jujur saya sempat melihat data dan berdiskusi dengan pihak-pihak yang sudah lama terlibat di PKBM. Banyak juga akhirnya PKBM yang modus,” katanya.

Namun, setelah melihat langsung aktivitas di PKBM Sarbini, Abi Ramzi mengaku optimistis masih banyak PKBM yang benar-benar memiliki komitmen membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan.

“Ketika saya masuk ke PKBM Sarbini hari ini, Alhamdulillah ada rasa bangga dan optimistis. Mereka benar-benar niat membantu saudara-saudara kita dalam bidang pendidikan. Keren dan bagus,” ungkapnya.

Abi Ramzi juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan kesetaraan yang pembinaannya berada di bawah pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

Baca Juga
Golkar Cianjur Dorong Inovasi BUMD: Penyertaan Modal Harus Tingkatkan PAD
Berita · Berita terkait

Menurutnya, praktik penerbitan ijazah tanpa melalui proses belajar yang benar tidak boleh terjadi karena tujuan utama pendidikan adalah memberikan ilmu kepada peserta didik.

“Yang dibutuhkan itu ilmunya. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah, tiba-tiba ijazahnya keluar. Mudah-mudahan itu hanya prasangka saya, tetapi ke depan saya berharap seluruh PKBM tanpa terkecuali benar-benar lurus niatnya, tulus dan ikhlas menjadi alternatif lembaga pendidikan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh PKBM di Kabupaten Cianjur mampu menjalankan perannya sebagai pelengkap sekaligus penyeimbang pendidikan formal sehingga masyarakat yang tidak dapat mengakses sekolah reguler tetap memperoleh pendidikan yang berkualitas dan sesuai aturan.

Sementara itu, Pembina PKBM Sarbini, Indra Surya Pradana menjelaskan bahwa kegiatan pelepasan dan pentas seni merupakan puncak dari proses pembelajaran yang telah ditempuh peserta didik selama tiga tahun, khususnya bagi siswa kelas 6, kelas 9, dan kelas 12.

Baca Juga
Golkar Cianjur Dukung Pemkab Bangun Infrastruktur Merata
Berita · Berita terkait

“Alhamdulillah hari ini PKBM Yayasan Sarbini melaksanakan pelepasan serta pentas seni mulai dari PAUD hingga pendidikan kesetaraan. Ini menjadi puncak kegiatan pembelajaran sekaligus penyerahan kelulusan kepada peserta didik,” katanya.

Indra menyebutkan, pada tahun ajaran 2025–2026 sebanyak 132 peserta didik dinyatakan lulus dari tiga jenjang pendidikan kesetaraan, yakni Paket A, Paket B, dan Paket C.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut masyarakat semakin percaya terhadap kualitas pendidikan nonformal yang diselenggarakan PKBM.

“Harapan kami, pendidikan nonformal melalui PKBM dapat membuktikan kualitasnya dan setara dengan pendidikan formal. Pentas seni ini juga menjadi bukti bahwa para peserta didik mampu menunjukkan hasil pembelajaran yang telah mereka jalani selama ini,” pungkasnya.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{