Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Mahasiswa Cianjur Kompak Gelar Aksi Depan Gedung DPRD, Desak Berbagai Tuntutan Rakyat

Terbit 30 Aug 2025 11:03 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Mahasiswa Cianjur Kompak Gelar Aksi Depan Gedung DPRD, Desak Berbagai Tuntutan Rakyat — Cianjur Update
Sejumlah masa yang terdiri dari berbagai kalangan saat menggelar aksi demontrasi di depan Gedung DPRD Cianjur. Foto: Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM – Mahasiswa dari berbagai universitas di Cianjur kompak menyuarakan aspirasi rakyat dengan menggelar aksi di Depan Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Sabtu 30 Agustus 2025.

Berdasarkan pantauan Cianjur Update, aksi berujung ricuh dengan bentrokan antara massa aksi dan aparat. Massa aksi melemparkan batu dan barang-barang lainnya ke arah gedung DPRD Cianjur, dibalas dengan tembakan gas air mata dan water canon ke arah massa aksi.

Massa aksi pun berhamburan dan ada yang bersembunyi di pesawahan. Hingga pukul 17.13 Wib, bentrokan masih terjadi, aparat mendorong mundur mass aksi ke arah Citimall. Unjuk rasa baru bisa kondusif ketika adzan maghrib berkumandang.

Iklan sevilage

Presiden Mahasiswa Universitas Putra Indonesia (UNPI) Cianjur, Vito Ardiansyah, menyampaikan bahwa aksi demontrasi yang berlangsung di Depan Gedung DPRD Cianjur melibatkan massa dalam jumlah besar, diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang.

Massa tersebut terdiri dari berbagai elemen, termasuk mahasiswa dari berbagai kampus di Cianjur, komunitas ojek online (ojol), para buruh, serta sejumlah organisasi kemahasiswaan lainnya.

Baca Juga
Serap Aspirasi, Anggota DPRD Cianjur Lukmanul Hakim Fokus Bantu PIP dan Sarana Toilet Siswa di Kecamatan Cipanas
Pendidikan · Berita terkait

Vito menekankan bahwa keterlibatan lintas kelompok ini menunjukkan solidaritas yang kuat dalam menyuarakan aspirasi bersama.

Meskipun jumlah pasti dari masing-masing kelompok tidak dapat dipastikan, kehadiran mereka memberikan dampak signifikan terhadap jalannya aksi.

“Untuk jumlah yang terdampak atau yang menjadi korban luka atas demo itu, kami belum bisa memastikan berapa banyak, tapi memang ada, salah satunya dari kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Terpisah, Ketua PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cianjur, Lisda Nurohmah, menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan pernah diam menghadapi situasi seperti ini.

“Kami melihat DPR semakin kehilangan arah, menjauh dari rakyat yang mereka wakili. Sementara itu, aparat kepolisian yang seharusnya melindungi justru melakukan kekerasan yang merenggut nyawa. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanat konstitusi dan pengkhianatan terhadap kemanusiaan. IMM Cianjur berdiri di garis depan untuk mengingatkan bahwa kekuasaan tidak boleh berada di atas rakyat!,” tegas Lisda saat di wawancarai.

Baca Juga
Srikandi PLN UP3 Cianjur Goes To School Hadir di SMKN 1 Sukaluyu Cianjur, Edukasi Kelistrikan dan Digitalisasi Layanan PLN
Pendidikan · Berita terkait

Aksi yang digelar bersama Koalisi Rakyat Cianjur Memanggil ini membawa tiga tuntutan pokok yang mendesak untuk segera ditindaklanjuti.

DPR harus kembali kepada jati dirinya sebagai wakil rakyat, bukan sekadar perpanjangan tangan oligarki atau kepentingan politik pragmatis.

“DPR ada karena rakyat, dan tanpa rakyat lembaga itu kehilangan legitimasi moral maupun politik,” kata dia.

Di tengah krisis ekonomi, ketika rakyat susah mencari nafkah, DPR justru menikmati fasilitas dan tunjangan mewah.

“IMM Cianjur mendesak agar tunjangan dan gaji DPR yang tidak sebanding dengan kinerja segera dievaluasi, dipangkas, bahkan dibatalkan,” tegas dia.

Baca Juga
Terangi Negeri dengan Semangat Pancasila, PLN UP3 Cianjur Hadirkan Listrik bagi Pesantren Nurul Hikmah
Pendidikan · Berita terkait

Kasus represif terhadap pengemudi ojek online yang berujung pada korban jiwa menunjukkan bahwa institusi kepolisian sedang sakit.

“Kami menuntut reformasi Polri yang total: membangun kultur aparat yang humanis, profesional, transparan, bebas dari kekerasan dan praktik korupsi. Polri bukan mesin intimidasi, tapi seharusnya pelindung dan pengayom rakyat,” ungkap dia.

PC IMM Cianjur, ucap Lisda, menekankan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa jalanan, melainkan peringatan keras kepada para pemegang kekuasaan.

DPR wajib bercermin, sadar bahwa jabatan mereka adalah amanah rakyat, bukan tiket untuk memperkaya diri. Polri wajib berbenah, agar rakyat kembali percaya bahwa negara ini masih berpihak pada kemanusiaan.

“Kami ingin melihat DPR yang kembali menjadi wakil rakyat, bukan wakil partai. Kami ingin melihat aparat kepolisian yang berdiri bersama rakyat, bukan yang menindas rakyat. Dan kami ingin melihat keadilan berdiri tegak di negeri ini, tutup Lisda dengan tegas,” tutup dia.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Dadan Suherman | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{