Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kasus Penembakan Siswa SMK Semarang, Komnas HAM Ikut Dalami Fakta di Lapangan

Terbit 30 Nov 2024 02:53 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kasus Penembakan Siswa SMK Semarang, Komnas HAM Ikut Dalami Fakta di Lapangan — Cianjur Update
Komisioner Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing. (Foto: Istimewa)

Komnas HAM aktif menyelidiki kasus penembakan siswa SMK Semarang yang melibatkan Aipda Robig Zaenudin.

Lokasi kejadian di Jalan Candi Penataran, Ngaliyan, Kota Semarang, menjadi fokus pemantauan selama dua hari, Kamis hingga Jumat (29/11/2024).

Komisioner Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan mencocokkan fakta lapangan, keterangan saksi, dan laporan kepolisian.

Iklan sevilage

“Kami mendalami kondisi di lokasi pada saat kejadian dan situasi terkini,” ungkap Uli dilansir Kompas.com, Sabtu (30/11/2024).

Hingga kini, Komnas HAM telah memintai keterangan dari 14 saksi yang terkait kasus ini.

Baca Juga
Diduga Mencemari Nama Baik, Aliansi Mahasiswa di Cianjur Deklarasikan Sikap Tolak LGBT
Berita · Berita terkait

Proses pengumpulan informasi juga melibatkan Polda Jateng dan Polrestabes Semarang.

Uli menegaskan masih adanya perbedaan signifikan antara versi kepolisian dan kesaksian masyarakat.

“Kami menganalisis berbagai versi dan masih memeriksa saksi tambahan,” jelasnya.

Pemeriksaan ini diharapkan mampu mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Namun, Uli menyebut bahwa pihaknya belum memeriksa rekaman CCTV minimarket di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga
Dua Kasus LGBT Mencuat, Pemkab Cianjur Percepat Penyusunan Perbup Pencegahan
Berita · Berita terkait

“Kami memiliki mekanisme tersendiri untuk mendapatkan bukti pendukung,” tambahnya, menegaskan independensi Komnas HAM dalam kasus ini.

Penembakan tragis yang dilakukan Aipda Robig terhadap siswa SMK di Semarang terjadi Minggu (24/11/2024) dini hari.

Insiden tersebut mengakibatkan satu korban tewas, GR (17), serta dua lainnya, AD (17) dan SA (16), mengalami luka serius.

Dua tembakan dari senjata pelaku menyasar bagian tubuh korban.

Saat ini, Aipda Robig ditempatkan di sel khusus Polda Jateng.

Baca Juga
Tak Ada Unsur Pidana, Dua Mahasiswa KKN yang Diduga LGBT di Cianjur, Dilimpahkan ke Panti Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

Ia menjalani pemeriksaan terkait pelanggaran etik dan pidana, yang akan berlanjut ke persidangan internal.

Sebagai upaya melindungi hak saksi dan korban, Komnas HAM juga telah bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Koordinasi ini diharapkan menjamin keadilan bagi semua pihak terkait.

Kasus ini menjadi perhatian luas, menyoroti pentingnya transparansi dalam penegakan hukum.

Komnas HAM berkomitmen memastikan proses penyelidikan berjalan secara objektif.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{