Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ibu Rumah Tangga di Cianjur Keluhkan Larangan Penjualan Eceran Gas Elpiji 3 Kg

Terbit 4 Feb 2025 08:13 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Ibu Rumah Tangga di Cianjur Keluhkan Larangan Penjualan Eceran Gas Elpiji 3 Kg — Cianjur Update
Gas elpiji 3 kg. (Foto: pertamina.com)

– Sejumlah ibu rumah tangga di Kabupaten Cianjur mengeluhkan kebijakan larangan penjualan eceran gas elpiji 3 kg.

Aturan ini membuat mereka kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari karena harus mencari pangkalan resmi yang ketersediaannya tidak selalu terjamin.

Yulianti (41), warga Kecamatan Cianjur, mengungkapkan bahwa sejak kebijakan ini diterapkan, ia harus mencari pangkalan gas terdekat untuk mendapatkan elpiji bersubsidi.

Iklan sevilage

Namun, sering kali stok di pangkalan kosong, sehingga ia terpaksa mencari ke lokasi lain yang jaraknya lebih jauh.

Baca Juga
Chaeronsyah Pimpin IJTI Cianjur, Siap Bangun Jurnalis Kredibel
Berita · Berita terkait

“Dulu bisa beli di warung dekat rumah, sekarang harus ke pangkalan. Kadang sudah jauh-jauh datang, gasnya malah habis. Terpaksa harus cari ke tempat lain yang lebih jauh lagi,” keluh Yulianti, Senin (5/2).

Keluhan serupa disampaikan Nunung (45), warga Kecamatan Haurwangi. Menurutnya, selain jarak yang semakin jauh, pasokan gas di pangkalan juga tidak menentu.

Hal ini kerap menyulitkan ibu rumah tangga, terutama yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas.

Baca Juga
Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Ketenagalistrikan, PLN Cianjur Edukasi Warga tentang Penggunaan Listrik yang Aman
Berita · Berita terkait

“Kalau stok habis, kami harus menunggu lama atau mencari pangkalan lain yang belum tentu ada juga. Kadang harus bolak-balik, habis waktu dan tenaga,” ujarnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa larangan penjualan eceran gas elpiji 3 kg telah melalui kajian mendalam sejak tahun 2023, termasuk audit dari BPK.

Ia juga menyoroti adanya penyalahgunaan oleh oknum pengecer yang menyebabkan kericuhan di masyarakat.

“Semua ini adalah kebijakan yang telah kita kaji secara mendalam. Ini sebenarnya sudah ada sejak 2023 dengan hasil audit dari BPK,” ujar Bahlil dilansir CNBC Indonesia, Selasa (4/2/2024).

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

Bahlil menegaskan bahwa Kementerian ESDM bertanggung jawab penuh atas situasi ini dan akan melakukan perbaikan serta penataan.

BACA JUGA: Pembatasan Penjualan Gas Elpiji 3 Kg Mulai Februari 2025, Konsumen Wajib Daftar dengan KTP dan KK

Ia juga menekankan komitmen Presiden untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses yang tepat terhadap gas elpiji 3 kg.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{