Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

PPN 12 Persen Berlaku Tahun Depan, Ekonom Minta Pemerintah Segera Tunda

Terbit 15 Nov 2024 06:05 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
PPN 12 Persen Berlaku Tahun Depan, Ekonom Minta Pemerintah Segera Tunda — Cianjur Update
PPN 12 Persen Berlaku Tahun Depan, Ekonom Minta Pemerintah Segera Tunda. (Ilustrasi: Pexels.com)

Pemerintah akan menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025.

Ekonom senior Indef, Didik Rachbini, mengimbau pemerintah agar menunda kebijakan tersebut.

Rektor Universitas Paramadina ini menilai, penerapan PPN 12 persen kurang tepat dilakukan tahun depan.

Iklan sevilage

Pasalnya, perekonomian sedang mengalami perlambatan signifikan.

Baca Juga
Polemik Pemblokiran Rekening Nasabah, Anggota DPRD Jabar Minta Bank Mandiri Beri Penjelasan Terbuka
Berita · Berita terkait

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi kuartal III 2024 hanya 4,95 persen (yoy).

Angka ini melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 5,05 persen (yoy).

“Saya kira pemerintah harus tahu realitasnya. Pertumbuhan ekonomi saat ini di bawah 5 persen, 4,95 persen. Mungkin situasinya lebih buruk,” ujar Didik dilansir Kumparan, Jumat (15/11/2024).

Didik juga mengusulkan revisi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) untuk menunda kenaikan PPN 12 persen.

Baca Juga
Soroti Maraknya Perkebunan di Lereng Gunung Gede, KDM Minta Batasi Pendakian dan Komersialisasi
Berita · Berita terkait

Menurutnya, Presiden Prabowo perlu mengeluarkan Perppu agar penerapan PPN ini ditunda.

BACA JUGA: Angka Kemiskinan di Cianjur Menurun Tapi Anak Muda yang Pengemis Masih Banyak, Sulit Cari Kerjaan di Kota Santri?

Ia memperingatkan bahwa memaksakan PPN 12 persen bisa merugikan penerimaan pajak dan pertumbuhan ekonomi.

Sebab, kenaikan PPN berpotensi melemahkan aktivitas bisnis dan daya beli masyarakat.

Baca Juga
Tega! Ditinggal Istri ke Luar Negeri, Ayah di Pacet Tega Perkosa Anak Kandung Selama Setahun
Berita · Berita terkait

“Kita tahu PPN sangat terkait dengan kegiatan usaha dan daya beli. Jika dunia usaha mulai tertekan dan ekspor-impor sulit, penerimaan pajak bisa meleset dari target. Target pertumbuhan ekonomi 8 persen seperti euforia semata,” tambah Didik.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menanggapi usulan dari Anggota Komisi XI Fraksi PKS, Muhammad Kholid, terkait kepastian kenaikan tarif PPN 12 persen pada 2025.

“Kami sudah bahas dengan bapak-ibu sekalian, sudah ada UU-nya. Kita perlu persiapan yang matang agar kebijakan ini berjalan dengan baik,” kata Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (13/12/2024).

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{