Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Rocky Gerung Sebut Polemik Penghentian Penjualan LPG 3 Kg Membebani Presiden Prabowo

Terbit 6 Feb 2025 04:29 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Rocky Gerung Sebut Polemik Penghentian Penjualan LPG 3 Kg Membebani Presiden Prabowo — Cianjur Update
Rocky Gerung. (Foto: Istimewa)

Polisi tengah menyelidiki kasus pembunuhan yang dilakukan pria berinisial S di Cibarusah, Bekasi.

Sementara itu, kebijakan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang menghentikan penjualan gas LPG 3 Kg di warung-warung menuai polemik.

Keputusan tersebut membuat warga kesulitan mendapatkan LPG bersubsidi. Bahkan, antrean panjang demi mendapatkan gas melon itu menyebabkan korban jiwa.

Iklan sevilage

Lebih mengejutkan, kebijakan ini disebut tidak dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik.

Baca Juga
Sebut Penyegaran Roda Birokrasi, Bupati Wahyu Rotasi 19 Pejabat Pasca Helaran Cianjur
Berita · Berita terkait

Pengamat politik, Rocky Gerung, mengkritik langkah Menteri ESDM tersebut. Ia menilai kebijakan itu justru membebani presiden dalam menjalankan pemerintahannya.

“Presiden punya peralatan namanya menteri. Dia jadi alat untuk mengefektifkan kebijakan presiden, begitulah sistem presidensial bekerja,” ujar Rocky, dikutip dari YouTube-nya, Rabu (5/2/25).

“Sekarang ada peralatan yang namanya Menteri Bahlil membuat peralatan yang memusingkan presiden. Ini betul-betul kabinet yang absurd,” tambahnya.

Baca Juga
Polemik Pemblokiran Rekening Nasabah, Anggota DPRD Jabar Minta Bank Mandiri Beri Penjelasan Terbuka
Berita · Berita terkait

Rocky menegaskan bahwa setiap kebijakan menteri seharusnya merupakan tanggung jawab presiden. Namun, jika kebijakan itu dibuat tanpa konsultasi, maka menteri terkait yang harus bertanggung jawab.

“Jadi kalau di publik ada kekacauan soal LPG, dan itu akibat dari peraturan Menteri, ya presiden ikut bertanggung jawab,” ucapnya.

“Tetapi bila peraturan itu tidak dikonsultasikan kepada presiden, maka menterinya yang mesti digusur, dilengserkan. Kan nggak mungkin presiden menginginkan adanya kekacauan di dalam kebijakan yang dia inginkan,” sambungnya.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{