Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Peredaran Jamur Enoki dari Korea Selatan Ditarik di Pasaran

Terbit 26 Jun 2020 00:33 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Peredaran Jamur Enoki dari Korea Selatan Ditarik di Pasaran — Cianjur Update

– Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) telah menarik pemasaran Jamur Enoki di Indonesia. Hal ini dikarenakan Jamur yang diimpor dari Korea Selatan (Korsel) tersebut, ditemukan terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes, dan dapat menyebabkan penyakit listeriosis.

Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit listeriosis, dan beresiko sakit hingga meninggal dunia. Orang pada golongan rentan, balita, ibu hamil, dan manula, sangat beresiko terjangkit penyakit ini.

Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi, mengatakan kebijakan penarikan dan pemusnahan ini, dilakukan berdasarkan peringatan dari International Food Safety Authority Network (Infosan). Diketahui Bulan Maret-April 2020 di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia yakni akibat dari mengkonsumsi jamur enoki asal Korsel yang tercemar bakteri listeria monocytogenes.

Baca Juga
Sambut HUT ke-81 RI, Light Up The Dream PLN UP3 Cianjur Nyalakan Harapan dan Semangat Belajar di Cianjur Selatan
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Segera setelah mendapat kabar tersebut, BKP melakukan investigasi dan menemukan importir di Indonesia yang memasok jamur enoki asal Korsel. Dinotifikasi oleh Infosan telah memiliki nomor pendaftaran PSAT dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKPP).

Setelah melakukan beberapa langkah dan uji sampel di laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech, hasil pengujian tersebut menunjukan 5 lot tidak memenuhi persyaratan. Hal itu karena terdeteksi mengandung bakteri Listeria monocytogenes yang melewati ambang batas.

BKP Kementan kemudian memerintahkan importir untuk melakukan penarikan dan pemusnahan produk jamur dari Green Co Ltd, Korea Selatan.

Baca Juga
Tekan Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Cianjur Gelar Razia dan Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
Berita · Berita terkait

Belum Ada Kasus di Indonesia

“Sampai dengan hari ini di Indonesia belum ditemukan adanya kasus KLB (kejadian luar biasa) karena kontaminasi bakteri dari jamur Enoki tersebut,” ucapnya, Kamis (25/6/2020).

Berdasarkan laporan CNN, di Amerika Serikat sudah ada empat orang yang meninggal dan 31 dirawat akibat mengonsumsi jamur ini. Sedangkan untuk Indonesia,
Kementerian Pertahanan Pangan RI (Kementan) memastikan belum ada kasus wabah listeria di Indonesia.(ega/rez)

Sumber : Detik.com

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{