Pemerintah Akan Bangun Rumah Dekat Jalur Kereta untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
– Pemerintah berencana membangun rumah di sekitar jalur kereta api untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai bagian dari program perumahan rakyat yang terintegrasi dengan transportasi umum.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa langkah ini bertujuan mempermudah akses masyarakat terhadap transportasi yang cepat, murah, dan efisien.
“Bagaimana mengembangkan jalur-jalur transportasi, utamanya kereta api, supaya bisa dibangun rumah-rumah buat rakyat. Supaya transportasinya itu menjadi mudah, cepat, dan murah,” ujar Maruarar dilansir CNN Indonesia, Rabu (8/1/2024).

Menteri yang akrab disapa Ara ini menjelaskan bahwa rumah-rumah tersebut akan diperuntukkan bagi masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp8 juta per bulan.
Rencana ini, katanya, sedang dimatangkan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Maruarar belum membeberkan lokasi spesifik perumahan tersebut. Namun, ia menyebutkan bakal ada 30 hingga 50 lokasi pembangunan di sejumlah wilayah.
“Supaya nanti isu transportasi ini konektivitas bisa dieksekusi dengan pendekatan yang efisien, nanti selaras,” tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menjanjikan pembangunan 3 juta rumah sebagai bagian dari 17 program prioritas pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sebagai bagian dari program ini, Maruarar juga menyampaikan inovasi lain yang menarik perhatian publik, yakni rencana pemanfaatan lahan sitaan kasus korupsi untuk mendukung pembangunan rumah rakyat.
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


