Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kasus Perundungan Siswi Baru di SMPN 1 Sindangbarang Masih Berlanjut, Pelaku Ternyata Sesama Siswa Baru

Terbit 24 Jul 2024 06:38 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kasus Perundungan Siswi Baru di SMPN 1 Sindangbarang Masih Berlanjut, Pelaku Ternyata Sesama Siswa Baru — Cianjur Update
Ilustrasi perundungan. (Foto: Getty Images)

CIANJURUPDATE.COM – AD (12), siswi baru di SMPN 1 Sindangbarang, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, telah mengalami tindakan kekerasan dan perundungan sejak hari pertama masuk sekolah.

Dian (53), ayah korban, mengungkapkan bahwa anaknya mulai mendapatkan perundungan sejak Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) oleh sesama siswi baru di SMPN 1 Sindangbarang.

“Terduga pelaku yang juga siswa baru sering mengganggu anak saya sejak hari pertama, seperti mengambil makanan, merebut handphone, bahkan mencoba melorotkan roknya,” ujarnya pada Rabu (24/7/2023).

Iklan sevilage

Dian menambahkan bahwa tindakan pelaku S (12) tidak hanya berhenti di situ.

Baca Juga
Petugas Balai dan Volunteer Diduga Dianiaya Oknum Basecamp Gunung Gede, Polisi Masih Tunggu Laporan Korban
Berita · Berita terkait

S bahkan melakukan kekerasan fisik dengan memukul punggung AD.

“Puncaknya, ketika terduga pelaku memukul punggung anak saya hingga jatuh ke lantai. Ini menyebabkan anak saya kesakitan saat buang air kecil,” jelasnya.

Akibat insiden tersebut, AD sempat tidak bisa berdiri atau berjalan sehingga dibawa ke RS Katika Sukabumi untuk menjalani rontgen.

“Hasil rontgen menunjukkan adanya luka di pinggul sebelah kiri. Saat ini, anak saya sedang dirawat di RSUD Cianjur karena kondisinya semakin memburuk,” katanya.

Baca Juga
Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku Penganiayaan Petugas TNGGP, Empat Lainnya Masih Diburu
Berita · Berita terkait

Sebelumnya, pihak SMPN 1 Sindangbarang mengklaim tidak ada kejadian perundungan atau kekerasan terhadap AD.

Kabid SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin, mengatakan bahwa setelah mendatangi sekolah dan menanyakan kepada panitia MPLS, kesiswaan, guru-guru, serta kepala sekolah, tidak ada yang mengakui adanya kejadian tersebut.

Helmi menambahkan bahwa meskipun ada surat perjanjian antara AD dan S, maksud dari surat tersebut masih belum jelas.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{