Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

dr Wahyu dan Dedi Mulyadi Bahas Jalur Puncak II dan Penataan Situs Budaya

Terbit 13 Feb 2025 07:47 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
dr Wahyu dan Dedi Mulyadi Bahas Jalur Puncak II dan Penataan Situs Budaya — Cianjur Update
Bupati dan Wakil Bupati Cianjur terpilih dr Mohammad Wahyu dan Ramzi bersama Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi. (Foto: Instagram/dr.mohammadwahyu)

– Bupati Cianjur terpilih, dr Mohammad Wahyu, dan Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, berdiskusi mengenai pengembangan Jalur Puncak II serta penataan situs budaya di Cianjur.

Diskusi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @dr.mohammadwahyu yang dilansir pada Kamis (13/2/2025).

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pembangunan Jalur Puncak II bertujuan untuk mengatasi kemacetan yang sering kali membuat masyarakat terjebak selama berjam-jam, bahkan hingga menyebabkan korban jiwa.

Iklan sevilage

Selain itu, jalur ini diharapkan dapat menghilangkan praktik percaloan jalan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Baca Juga
Sebut Penyegaran Roda Birokrasi, Bupati Wahyu Rotasi 19 Pejabat Pasca Helaran Cianjur
Berita · Berita terkait

“Bicara Jalur Puncak II itu bicara dua hal. Satu, tidak boleh lagi ada orang mengalami kemacetan berjam-jam bahkan seharian penuh yang bisa mengakibatkan kematian. Kedua, menghindari percaloan jalan yang selalu ramai,” ujar Dedi.

Dedi juga menyoroti pentingnya dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurutnya, Puncak tidak boleh hanya dinikmati oleh warga setempat, tetapi harus memberikan manfaat bagi masyarakat Karawang, Purwakarta, dan Cianjur.

Selain membahas jalur alternatif, Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya penataan situs budaya di Cianjur, khususnya Situs Gunung Padang.

Baca Juga
Minta Jaga Kondusifitas, Pemkab dan Ormas Islam Cianjur Bahas Regulasi THM - Penyimpangan Sosial
Berita · Berita terkait

Ia ingin situs ini menjadi tempat yang bernilai sejarah sekaligus lokasi kontemplasi bagi masyarakat.

“Gunung Padang akan menjadi arah kebijakan kita untuk ditata. Kita akan menata situs-situs budaya agar memiliki nilai sejarah dan menjadi tempat orang berkontemplasi,” tambahnya.

Sementara itu, dr Mohammad Wahyu menyampaikan harapannya agar jalur alternatif ini tidak hanya menguntungkan kawasan Cipanas, tetapi juga kecamatan lain seperti Cikalongkulon, Sukaresmi, dan Pacet.

Menurutnya, Jalur Puncak II dapat menjadi akses wisata ke wilayah tengah dan selatan Cianjur, termasuk menuju Gunung Padang.

Baca Juga
Balai Besar TNGGP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Penganiayaan dan Pengrusakan Pos SIMAKSI
Berita · Berita terkait

“Harapannya, jalur ini bisa menjadi alternatif menuju tempat wisata di Cianjur, baik di wilayah tengah maupun selatan, seperti Gunung Padang dan destinasi lainnya,” ujar dr Wahyu.

Sebagai langkah awal reformasi birokrasi, dr Wahyu juga menyampaikan bahwa mobil dinas tidak akan lagi digunakan dalam pemerintahan Cianjur ke depan.

“Mobil dinas sudah tidak dipakai,” tegasnya.

Dengan adanya pembahasan ini, masyarakat berharap Jalur Puncak II segera direalisasikan guna mengatasi kemacetan serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Cianjur.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{