Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

DKC: Seni dan Budaya Harus Diberi Ruang Dalam Pentas Demokrasi

Terbit 5 Nov 2020 04:44 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
DKC: Seni dan Budaya Harus Diberi Ruang Dalam Pentas Demokrasi — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Dewan Kesenian Cianjur (DKC) Kabupaten Cianjur menilai peran serta seni dan budaya dalam pentas serta proses demokrasi sangatlah penting.

Hal tersebut diungkapkan, Ketua DKC Yusuf Gigan. Menurutnya, kesenian dan kebudayaan mampu mencerahkan pikiran dan jiwa manusia dalam kehidupan bersosial, berpolitik, bahkan berdemokrasi.

“Nah, begitupun dalam pilkada bagaimana kampanye-kampanye para para calon kandidat itu diramaikan oleh para seniman. Termasuk bagaimana seniman membantu pasangan calon dalam mengemukakan visi misinya melalui konten video musik dan lain sebagainya,” ujar Yusuf, saat dihubungi Cianjur Update, Kamis (5/11/2020).

Baca Juga
Kebakaran Landa Alun-alun Suryakencana Gunung Gede Pangrango, Api Berhasil Dipadamkan dalam Tiga Jam
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Yusuf menuturkan, seni memiliki fungsi untuk mencerahkan dan sebagai alat untuk mengembalikan kesadaran manusia tentang persoalan-persoalan manusia.

“Maka seni harus diberi ruang dalam proses demokrasi, agar bisa mengembalikan kesadaran manusia usai berserakan terbawa arus politik dengan cara yang paling manusiawi,” ungkapnya.

Ia berharap, untuk calon pemimpin Cianjur siapapun nanti yang menang, kesenian harus menjadi bidang yang diperhatikan. Karena, lanjutnya, dalam berkesenian ada proses intelektualitas untuk membangun peradaban dan menaikkan indeks kebahagiaan masyarakat.

Baca Juga
Polisi Periksa Saksi Hingga Dalami Motif Dugaan Tawuran Antar Pelajar di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Melalui seni dan budaya, kita diingatkan pada kultur leluhur dan tradisi yang sudah diciptakan. Terutama pada tiga pilar budaya kita, yaitu ngaos, mamaos, dan maenpo,” ucapnya.

Yusuf menegaskan, bahwa seni dan budaya jangan dianggap lagi sebagai hidangan yang terlupakan. Sebab, di panggung politik, seni dan budaya kerap menjadi alat penting untuk menyampaikan gagasan atau ide dengan sajian yang lebih mampu diterima masyarakat.

“Kami berharap semoga pemimpin Cianjur terpilih memiliki wawasan seni dan budaya yang baik, karena Cianjur dibangun dengan ciri kesenian dan kebudayaannya yang kental,” pungkasnya.(ct6/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{