Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Cerita Relawan Evakuasi Mayat Tanpa Busana di Cipanas: Dua Jam Diterjang Derasnya Air Sungai Cikundul

Terbit 26 Feb 2021 02:09 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Cipanas – Evakuasi penemuan mayat pria tanpa busana di Sungai Cikundul, Desa Paladari, Kecamatan Cipanas berlangsung dramatis. Pasalnya evakuasi dilakukan selama kurang lebih dua jam, karena medan yang terjal dan aliran sungai yang deras menerjang tubuh para relawan.

Salah seorang relawan bencana yang ikut membantu evakuasi, Dendy Zaenal Abidin (28) mengatakan, pihaknya mendapatkan laporkan dari Desa Batulawang bahwasanya telah ditemukan mayat tanpa busana di Sungai Cikundul, perbatasan antara Desa Batulawang dan Desa Palasari dekat Vila Bukit Danau, Desa Paladari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (25/2/2021).

“Mendapatkan laporan tersebut, saya langsung menuju ke TKP bersama rekan saya untuk membantu proses evakuasi jenazah tanpa busana dan tanpa identitas tersebut,” ujar Dendy kepada Cianjur Iklan sevilage

Dendy mengatakan, evakuasi berlangsung sejak pukul 14.30 sampai 16.30 Wib yang dilakukan oleh Polsek Pacet, Bhabinsa Desa Palasari dan Batulawang, serta dibantu oleh sejumlah warga setempat. Tak sedikit juga, banyak warga sekitar yang datang hanya untuk sekadar menonton proses evakuasi.

Baca Juga
Sempat Hilang dan Tenggelam di Sungai Cilaku, Bocah 6 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia
Berita · Berita terkait

“Kami langsung pantau lokasi sekitar untuk proses keamanan dan langsung melakukan evakuasi,” imbuhnya.

Sedikit demi sedikit, para relawan mendekati batu besar tempat lokasi mayat tersebut tersangkut. Kesigapan dan ketepatan dalam menentukan pijakan serta pegangan harus sangat diperhatikan.

“Evakuasi lumayan menghabiskan waktu yang sangat lama, kurang lebih sampai dua jam. Dikarenakan faktor medan yang terjal dan aliran air sungai yang deras serta dalam,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Dendy, alat-alat perlengkapan seperi tandu, kantong jenazah, dan webing yang terlambat datang pun membuat evakuasi berlangsung lama. Karena menurutnya, keamanan para petugas menjadi hal utama dalam setiap pelaksanaan evakuasi apapun.

Baca Juga
Relawan Geram, Kebakaran Gunung Gede Pangrango Disebut Kondusif, Datangi Kantor BBTNGGP
Berita · Berita terkait

“Perlu kehati-hatian ekstra dan memastikan perlengkapan berfungsi baik. Karena jika tidak teliti, malah kita yang nantinya menjadi korban,” terangnya.

Setelah perlengkapan dan mobil Ambulans datang, jenazah pria paruh baya tanpa busana tersebut pun akhirnya bisa diangkat oleh para relawan yang dibantu Bhabinsa Desa Batulawang dan Palasari sekitar jam 16.30 Wib.

“Lalu pada pukul 16.35 Wib, mayat tersebut selesai dievakuasi dan dibawa langsung ke RSUD Cimacan guna dilakukan autopsi. Dugaan sementara, mayat tersebut merupakan korban hanyut,” tandasnya.(ct6/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{