Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Bulog Butuh Anggaran Rp57 Triliun untuk Penuhi Target Serapan Beras 2025

Terbit 24 Jan 2025 02:03 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Bulog Butuh Anggaran Rp57 Triliun untuk Penuhi Target Serapan Beras 2025 — Cianjur Update
Bulog butuh anggaran Rp57 triliun untuk memenuhi target serapan beras nasional 2025. Anggaran ini mendukung pasokan beras aman. (Foto: Pexels.com)

Perum Bulog butuh anggaran Rp57 triliun untuk memenuhi target serapan beras baru sebesar tiga juta ton.

Anggaran ini merupakan langkah penting dalam memastikan pasokan beras nasional tetap aman sesuai arahan pemerintah.

Direktur Keuangan Bulog, Iryanto Hutagaol, menjelaskan bahwa kebutuhan dana tersebut berasal dari akumulasi sisa stok beras sebesar 1,7 juta ton ditambah target serapan tiga juta ton.

Iklan sevilage

Kedua jumlah itu dikalikan harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp12 ribu per kilogram.

“Jika dihitung, harga Rp12 ribu per kilogram dikalikan 4,7 juta ton. Maka, kurang lebih dibutuhkan Rp57 triliun untuk mendukung bisnis ini,” ujar Iryanto dilansir metrotvnews.com, Jumat (24/1/2025).

Baca Juga
Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Cianjur Perkuat Kesiapan Tim untuk Hadirkan Pelayanan Terbaik
Berita · Berita terkait

Saat ini, Bulog butuh anggaran Rp57 triliun yang sedang didiskusikan dengan pemerintah untuk mendapatkan bantuan pendanaan lebih terstruktur.

Menurut Iryanto, pendanaan saat ini didukung oleh perbankan, namun pihaknya berharap pemerintah dapat menyuntikkan dana melalui APBN secara langsung.

“Saat ini kami dibantu perbankan. Namun, jika pemerintah memberikan sebagian APBN, akan lebih terstruktur,” jelasnya.

Komitmen Bulog dalam Menghadapi Tantangan

Baca Juga
Bupati Cianjur Janji Kawal Pengajuan Bantuan Rp112 Miliar untuk Penyintas Pergeseran Tanah
Berita · Berita terkait

Meskipun menghadapi beban berat, Bulog tetap berkomitmen menyelesaikan target serapan beras.

Iryanto menegaskan bahwa meski harus meminjam dana dari bank, tugas tersebut tetap dijalankan dengan baik.

“Kami tetap bertahan meski harus menanggung beban berat. Ini adalah konsekuensi, namun tugas ini bisa dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono, menyatakan optimisme dapat menyerap hingga 70 persen dari target awal sebesar dua juta ton pada puncak panen.

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

Panen puncak diproyeksikan terjadi antara Februari hingga Mei 2025.

“Pada puncak panen, harapannya kami bisa menyerap 70 persen,” kata Wahyu di Jakarta.

Bulog memperkirakan produksi beras Indonesia pada puncak panen akan mencapai 15,8 juta ton.

Dari jumlah tersebut, serapan hingga 70 persen atau sekitar 1,4 juta ton diyakini dapat tercapai.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{