Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Berbuka dengan Kolak dan Gorengan dari Sisi Kesehatan

Terbit 17 May 2019 06:36 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Berbuka dengan Kolak dan Gorengan dari Sisi Kesehatan — Cianjur Update
Ilustrasi

CIANJURUPDATE.COM – Kolak atau gorengan? Nah pasti sulit kan memilih keduanya. Di bulan Ramadan kedua makanan ini memang sangat populer sebagai pilihan takjil masyarakat.

BACA JUGA: Lima Menu Takjil yang Populer Selama Ramadan

Jika melihat dari sisi kesehatan, kedua makanan ini memiliki dampak negatif jika langsung dikonsumsi saat perut kosong. Nah biar kamu makin tahu, Cianjur Update telah merangkum dampak negatifnya. Berikut ulasannya.

Iklan sevilage

Gorengan

Gorengan. Foto: Internet

Makanan yang satu ini sering ada di meja makan sebagai menu takjil. Masyarakat menganggap memakan gorengan saat berbuka adalah baik, karena bisa mengenyangkan.

Baca Juga
Pemkab Cianjur Jadikan HUT Bhayangkara ke-80 Momentum Perkuat Sinergi dengan Polri
Berita · Berita terkait

Tetapi kamu perlu tahu bahwa gorengan sejatinya tidak dapat mengenyangkan. Menurut beberapa sumber, karena gorengan memiliki banyak lemak. Nah saat gorengan masuk ke dalam tubuh kita, maka lemak akan tertimbun dalam perut karena sulit diolah oleh tubuh.

BACA JUGA: Bagi-bagi Takjil untuk Buka Puasa

Mengonsumsi gorengan yang berlebihan juga dapat menyebabkan terjadinya penyakit kronis dalam tubuh kita.

Sebuah penelitian mendapatkan hasil bahwa makan makanan yang digoreng setidaknya seminggu sekali, dapat meningkatkan risiko terkena diabetes melitus tipe dua dan penyakit jantung.

Baca Juga
Pemkab Cianjur Rilis Posisi RKUD per Awal Juli 2026, Wujudkan Transparansi Keuangan Daerah
Berita · Berita terkait

Bahkan, risiko ini akan semakin meningkat seiring dengan banyaknya jumlah gorengan yang dikonsumsi.

Kolak

Kolak. Foto: Internet

Saat berpuasa tubuh kehilangan banyak cairan. Saat kamu berbuka diawali dengan kolak yang memiliki santan, maka akan membuat perut terkejut. Kolak termasuk makanan berat.

Disarankan mengonsumsi kolak setelah kamu banyak minum air putih, pastikan cairan tubuhmu sudah terisi setelah kamu bisa makan kolak. Karena saat adaptasi metabolisme mu kurang baik maka akan menimbulkan kenaikan asam lambung, masalah pencernaan dan iritasi lambung.

Segala sesuatu akan bahaya jika dikonsumsi berlebihan. Maka dari itu pastikan asupan makanan saat puasa seimbang. Pilih kolak atau gorengan? Semoga bermanfaat. (ct2)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{