Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Bentrok dengan Polisi, Demo BEM SI Tuntut 12 Hal, Salah Satunya Minta Presiden Jokowi Tidak Terlibat Pilkada 2024

Terbit 23 Jul 2024 05:31 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Bentrok dengan Polisi, Demo BEM SI Tuntut 12 Hal, Salah Satunya Minta Presiden Jokowi Tidak Terlibat Pilkada 2024 — Cianjur Update
Massa BEM SI bergerak menuju Patung Arjuna Wijaya, Gambir Jakarta Pusat Senin (22/7/2024). (Foto: Kompas.com)

CIANJURUPDATE.COM – Aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Jalan Medan Merdeka Barat, Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (22/7/2024) malam, berakhir ricuh.

Bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian tidak terhindarkan.

Sekitar pukul 18.40 WIB, massa mahasiswa berusaha menarik separator beton yang menghalangi mereka mendekati Istana Kepresidenan.

Iklan sevilage

Polisi berupaya mencegahnya dan mengimbau agar massa membubarkan diri karena waktu aksi telah habis.

Baca Juga
Minta Jaga Kondusifitas, Pemkab dan Ormas Islam Cianjur Bahas Regulasi THM - Penyimpangan Sosial
Berita · Berita terkait

Namun, peringatan kedua dari polisi tidak diindahkan, sehingga mereka membakar spanduk orasi.

Polisi kemudian menembakkan water cannon untuk memadamkan api dan membubarkan demonstran, namun massa tetap bertahan dan beberapa melemparkan botol plastik ke arah polisi.

Situasi sempat mereda saat api berhasil dipadamkan oleh water cannon, tetapi massa tetap berkumpul di lokasi.

Sebelumnya pada sore hari, massa berusaha mendobrak separator beton di depan gedung Sapta Pesona, meminta Presiden Joko Widodo untuk turun menemui mereka.

Baca Juga
Polemik Pemblokiran Rekening Nasabah, Anggota DPRD Jabar Minta Bank Mandiri Beri Penjelasan Terbuka
Berita · Berita terkait

Meski berhasil merobohkan salah satu separator, orator meminta massa menahan diri dan tidak menerobos. Sementara itu, puluhan polisi bersiaga di balik penghalang beton.

Dalam aksinya, BEM SI menyuarakan 12 tuntutan kepada Presiden Jokowi.

Tuntutan tersebut mencakup permintaan agar Jokowi tidak terlibat dalam Pilkada 2024, menolak kembalinya dwifungsi TNI-Polri, mengesahkan UU Perampasan Aset dan RUU Masyarakat Adat, serta menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat dan menindak tegas pelaku represifitas kepolisian.

Koordinator Pusat BEM SI, Herianto, menyatakan aksi ini sebagai kritik terhadap 10 tahun kepemimpinan Jokowi.

Baca Juga
Soroti Maraknya Perkebunan di Lereng Gunung Gede, KDM Minta Batasi Pendakian dan Komersialisasi
Berita · Berita terkait

“Penghargaan yang diraih Jokowi tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di akhir masa jabatannya,” ujarnya.

Selain itu, mereka juga menuntut revisi UU Tapera, mencabut Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024, serta meningkatkan perhatian pemerintah terhadap lingkungan, kesehatan, dan pendidikan.

“Kami akan terus berjuang untuk keadilan dan demokrasi di Indonesia,” tegas Herianto.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{