Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Badan Bank Tanah Inisiasi Reforma Agraria di Batulawang, Sasar Kesejahteraan 1.900 Warga

Terbit 31 Dec 2025 04:23 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Badan Bank Tanah Inisiasi Reforma Agraria di Batulawang, Sasar Kesejahteraan 1.900 Warga — Cianjur Update
Peternakan domba menjadi salah satu komoditas unggulan sekaligus aset tabungan masyarakat setempat yang akan dioptimalkan melalui program pemberdayaan Reforma Agraria oleh Badan Bank Tanah. (foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM — Badan Bank Tanah resmi memulai program pemberdayaan masyarakat sebagai implementasi Reforma Agraria di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (31/12/2025). Program ini menargetkan optimalisasi lahan seluas 203 hektare untuk hunian, pertanian, dan ekowisata bagi sekitar 1.900 penerima manfaat.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Pemanfaatan Tanah yang bertujuan memastikan tanah negara dikelola secara legal dan berdampak pada kesejahteraan warga setempat. Program diawali dengan pemetaan potensi ekonomi, kondisi sosial, serta tantangan lingkungan untuk menyusun skema pemberdayaan yang berbasis data.

Berdasarkan pemetaan tersebut, ekonomi Desa Batulawang didominasi oleh sektor agraris. Dua komoditas utama yang menjadi penopang hidup warga adalah hortikultura, khususnya sayuran dan cabai, serta peternakan domba yang berfungsi sebagai aset tabungan masyarakat.

Baca Juga
Jalan Utama Rusak Parah, Warga Cikadu Nekat Pertaruhkan Nyawa Lintasi Jembatan Gantung Pakai Mobil
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Dalam pengembangannya, Badan Bank Tanah memfokuskan implementasi Reforma Agraria di wilayah Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Cianjur pada tiga pilar utama, yakni akses lahan yang adil, partisipasi aktif masyarakat, dan keberlanjutan ekonomi lokal. Sektor potensial yang akan digarap meliputi pertanian dan peternakan bernilai tambah, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produk lokal, serta wisata edukasi.

Plt. Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalin kesepakatan (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Kerjasama ini bertujuan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang telah menempati lahan tersebut secara turun-temurun agar dapat mengelolanya dengan aman.

“Lahan ini merupakan lahan yang sebagian besar sudah menjadi kawasan pemukiman warga. Tapi terdapat juga lahan yang bisa menjadi harapan untuk pertanian,” ujar Hakiki, pada Rabu, (31/12/2025).

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait

Sementara itu, Bupati Cianjur, dr Mohammad  Wahyu, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong produktivitas masyarakat di atas lahan yang tersedia. Ia menekankan pentingnya keamanan dalam penggarapan lahan untuk mendongkrak taraf hidup warga.

“Diharapkan lahan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Mereka bisa aman melakukan penggarapan dan harapan kami meningkatkan ekonomi,” pungkasnya.

 

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{