Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ayah Empat Anak di Cianjur Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Terbit 12 Sep 2022 09:25 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Ayah Empat Anak di Cianjur Tinggal di Rumah Hampir Ambruk — Cianjur Update
Ayah Empat Anak di Cianjur Tinggal di Rumah Hampir Ambruk.(Foto: Istimewa)

Cianjur Update, Cianjur – Ujang Mudrikah (46) bersama empat orang anaknya tinggal di rumah tak layak huni dan bagian belakangnya sudah ambruk. Sehari-hari Mudrikah hanya bekerja serabutan pergi pagi pulang malam untuk menghidupi empat orang anaknya tersebut, dan penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari belum mampu untuk memperbaiki rumah.

Ibu dari ke empat anak tersebut sudah meninggal dan kini keempatnya berjuang untuk tetap bersekolah hingga ada yang duduk di perguruan tinggi dengan program beasiswa.

Empat orang anak tersebut adalah Alpandi (20), Adnan (19), Tya (12), dan Anjana (7). Mereka tinggal di Gang Laksana II Kampung Langansari RT 06/19, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Iklan sevilage

Jendela bagian depan rumah sudah ditutupi plastik, bagian bawah pintu depan sudah bolong bawahnya. Hanya ada dua kasur dan satu televisi tabung 16 inch sebagai hiburan setiap harinya.

Baca Juga
Diduga Bermesraan Sesama Jenis, 2 Mahasiswa KKN di Sayang Cianjur Diamankan Warga
Berita · Berita terkait
BACA JUGA: Angin Puting Beliung Robohkan Rumah di Mande Cianjur, Tagana dan Dinsos Beri Bantuan

ketua DKM Masjid Riyadul Toyobin dan tokoh masyarakat H Ismail (56) mengaku, sering menyuruh keluarga Mudrikah untuk tidur di masjid jika terjadi hujan angin.

“Anaknya empat, istrinya sudah meninggal, suaminya setiap hari mencari untuk makan dan biaya sekolah anaknya, jangan untuk merehab rumah untuk makan saja kadang sepertinya tak cukup,” ujar Ismail.

Menurut Ismail, sang ayah bekerja serabutan kadang bantu di bengkel las, kadang dimanapun yang menyuruh.

Baca Juga
Isfhan Taufik Munggaran Sosialisasi P5HAM Bareng Kemenham di Cianjur, Tekankan Berbagai Sektoral
Berita · Berita terkait

Anak sulung Mudrikah, Alpandi (20), mengatakan ia kuliah dan mendapat beasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Nahdlatul Ulama (STISNU). Untuk membantu sehari-hari ayahnya ia mengajar mengaji anak-anak.

“Alhamdulilah saya dapat beasiswa sedang kuliah di STISNU, sehari-hari paling saya mengajar mengaji untuk membantu ayah,” ujar Alpandi.

Alpandi menyebut ia belum memasak beras karena sudah habis, namun ia menunggu sang ayah pulang untuk membeli beras.

“Alhamdulilah sudah makan hari ini, namun stok beras habis, saya menunggu ayah pulang,” ujar Alpandi.

Baca Juga
Diduga Mencemari Nama Baik, Aliansi Mahasiswa di Cianjur Deklarasikan Sikap Tolak LGBT
Berita · Berita terkait

Dibagian belakang rumah terdapat sumur dan jadi tempat mandi, namun kondisinya sudah ambruk dan saat ini jika hujan turun maka masuklah air.

Jika malam hari maka satu kasur yang berada di lantai depan televisi akan penuh karena semua anak tidur. Terkadang sang kakak mengalah dan tidur di lantai.

“Kondisi tersebut sudah berlangsung lama, rumahnya berantakan tapi menjelang tidur selalu berusaha untuk membuat adik-adik tertidur meski belum nyaman,” pungkasnya.(iki)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{