Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Tolak Peternakan Ayam di Campaka, Ratusan Warga Geruduk DPRD Cianjur

Terbit 13 Nov 2024 10:11 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Tolak Peternakan Ayam di Campaka, Ratusan Warga Geruduk DPRD Cianjur — Cianjur Update
Ratusan warga Kampung Empang, Campaka, menggelar aksi di DPRD Cianjur untuk menolak pembangunan peternakan ayam PT Sukses Farm Abadi yang dinilai merugikan lingkungan dan pemukiman warga. (Foto: Rendi Irawan/cianjurupdate.com)

– Ratusan warga Kampung Empang, Kecamatan Campaka, menyampaikan aspirasi penolakan mereka kepada para wakil rakyat.

Mereka tergabung dalam Forum Warga Kampung Empang Campaka (Forwaka Empaka) dan melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Cianjur pada Rabu (13/11/2024).

Dalam aksi tersebut, massa menyatakan bahwa pembangunan perusahaan PT Sukses Farm Abadi menyebabkan kerugian bagi warga setempat.

Iklan sevilage

Dampak tersebut mencakup area pemukiman hingga lahan pertanian yang ikut terdampak.

Baca Juga
Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Ketenagalistrikan, PLN Cianjur Edukasi Warga tentang Penggunaan Listrik yang Aman
Berita · Berita terkait

Masyarakat pun meminta DPRD Kabupaten Cianjur untuk mencarikan solusi atas permasalahan ini.

Jika tidak ada penyelesaian, warga berencana melapor ke Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar kasus ini segera ditangani.

Koordinator aksi, Entang Margana, mengungkapkan bahwa pembangunan peternakan ayam ini sudah berlangsung hampir setahun.

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

Ia menegaskan bahwa pembangunan tersebut merugikan masyarakat, termasuk menyebabkan kerusakan lingkungan.

“Posisi lokasi tempat pembangunan itu berada di atas pemukiman dan lahan pertanian. Sekarang sering terjadi hujan, tanah bercampur air menjadi lumpur masuk ke pemukiman warga dan merendam lahan pertanian,” ungkapnya pada Rabu (13/11/2024).

Entang juga menambahkan, warga telah melaporkan kasus ini ke 13 instansi di Kabupaten Cianjur.

Namun, hingga saat ini, hanya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang merespons dengan memberikan sanksi berupa teguran.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

“Namun, warga mengagendakan kembali unjuk rasa ke Gedung DPRD pada Senin, 18 November 2024. Agendanya audiensi dengan wakil rakyat,” kata Entang.

Ia menegaskan, jika audiensi tersebut tidak membuahkan hasil, warga akan membawa persoalan ini ke Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Jika tidak ada hasil yang memuaskan, maka kami akan datang ke Istana melapor ke Wapres,” tutupnya.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{