Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Suku Bunga BI Tinggi, Bagaimana Dampaknya pada Perekonomian?

Terbit 18 Oct 2024 06:40 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Suku Bunga BI Tinggi, Bagaimana Dampaknya pada Perekonomian? — Cianjur Update
Suku Bunga BI Tinggi, Bagaimana Dampaknya pada Perekonomian?

Pelaku pasar masih menilai bahwa suku bunga Bank Indonesia (BI) berada pada level yang tinggi dan berharap adanya penurunan lebih lanjut.

Saat ini, BI menahan suku bunga di angka 6% pada Oktober 2024, setelah sebelumnya menurunkannya dari 6,25% di bulan September.

Chief Economist and Head of Research Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menyatakan bahwa penurunan suku bunga akan memberikan dampak positif bagi ekonomi.

Iklan sevilage

“Suku bunga yang lebih rendah akan meningkatkan belanja konsumen dan investasi, serta menurunkan biaya pinjaman,” ucap Rully dalam acara Media Day, Kamis (17/10/2024).

Baca Juga
Peringati HUT ke-81 RI, Tim Gabungan Kibarkan Bendera Merah Putih di Area Bekas Kebakaran Gunung Gede Pangrango
Berita · Berita terkait

Dampak Penurunan Suku Bunga Terhadap Ekonomi

Rully menambahkan, kebijakan suku bunga dan perkembangan ekonomi global menjadi pertimbangan utama dalam pergerakan pasar ke depan.

“Penurunan suku bunga dalam negeri akan memberikan ruang bagi penguatan pasar modal secara berkelanjutan,” ujarnya.

Di tengah ketidakpastian global, investor cenderung beralih ke aset safe haven seperti dolar AS atau emas untuk melindungi portofolio mereka dari risiko.

Baca Juga
Wakapolri Pimpin Tanam Serentak Bawang Putih di Cianjur, Targetkan Swasembada Nasional pada 2029
Berita · Berita terkait

Stabilitas nilai tukar rupiah juga menjadi faktor penting dalam keputusan BI menurunkan suku bunga lebih lanjut.

Ketika rupiah mencapai level Rp15.500 per dolar AS, BI diperkirakan memiliki ruang untuk kembali menurunkan suku bunga.

Prospek Suku Bunga BI di Masa Depan

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa ruang untuk penurunan suku bunga masih terbuka, namun memerlukan pertimbangan yang matang.

“Kami tidak hanya melihat situasi global, tetapi juga prospek inflasi, nilai tukar rupiah, dan pertumbuhan ekonomi,” kata Perry dalam pernyataannya usai Rapat Dewan Gubernur BI untuk bulan Oktober.

Baca Juga
BPBD Cianjur Ingatkan Waspada Longsor dan Banjir di Jalur Rawan Pascakemarau
Berita · Berita terkait

Ia juga menekankan bahwa stabilitas rupiah adalah prioritas utama di tengah meningkatnya dinamika global yang dipengaruhi oleh konflik geopolitik.

Sementara itu, kebijakan suku bunga The Fed juga mempengaruhi langkah BI.

BI memperkirakan bahwa The Fed akan kembali menurunkan suku bunga pada November dan Desember 2024, masing-masing sebesar 25 basis poin, setelah sebelumnya menurunkan 50 basis poin pada September.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{