Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Strategi Singapura Tingkatkan Keberhasilan Vaksinasi, Terjunkan Relawan Pengawas hingga Denda Tinggi

Terbit 11 Jan 2021 05:48 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Singapura – Sejumlah negara sudah mulai melakukan program vaksinasi Covid-19, begitu juga Indonesia yang berencana akan melakukan program vaksinasi pada pertengahan Januari 2021. Presiden Joko Widodo bahkan diketahui akan menjadi orang pertama yang akan menerima vaksin Covid-19 dan akan disiarkan secara langsung.

Program vaksinasi pun direncanakan pemerintah Singapura di akhir 2021 ini. Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo menjelaskan Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Young dalam rapat parlemen menjelaskan bahwa Singapura akan melakukan vaksinasi pada akhir 2021 ini.

Menurutnya, program vaksinasi ini akan dilakukan setelah angka kurva penularan di masyarakat di Singapura menurun.

Iklan sevilage

“Kemarin Menteri Kesehatan menjelaskan tahun ini Singapura fokus di vaksinasi. Vaksinasi dilakukan setelah Singapura berhasil menurunkan kurva penularan. Kalau kurva penularan tidak turun akan sulit vaksinasi,” ujarnya dalam virtual conference yang dikutip dalam tayangan BNPB TV, Senin (11/1/2021).

Baca Juga
Relawan Geram, Kebakaran Gunung Gede Pangrango Disebut Kondusif, Datangi Kantor BBTNGGP
Berita · Berita terkait

Dijelaskan Tomo, Menteri Kesehatan dan Perdana Menteri Singapura sudah menyampaikan vaksinasi terhadap 5,6 juta orang termasuk Warga Negara Asing yang tinggal lama di Singapura seperti diplomat pada akhir 2021 baru akan mendapatkan vaksinasi.

“Jadi butuh waktu satu tahun dan memang ini tantangan tidak mudah,” ujar dia.

Dijelaskan Tomo, untuk menurunkan kurva penularan virus corona di Singapura, pihak pemerintah di sana menggerakkan relawan. Relawan yang berasal dari masyarakat itu ditugaskan untuk melakukan pengawasan terhadap kepatuhan masyarakat di sana ketika berada di tempat publik.

“Orang patuh tidak pakai masker, jaga jarak tidak, kalau ditegur dia acuh kemudian dia difoto dan langsung petugas datang. Kalau mereka melanggar akan didenda 300 dolar. Kalau orang itu 2 kali melakukan kesalahan yang sama maka denda naik menjadi 600 dolar, 3 kali melanggar lagi menjadi 1.200 sehingga buat orang menjadi lebih disiplin,” tutur dia.

Baca Juga
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Berita · Berita terkait

Dengan adanya denda itu kata Tomo, orang relatif patuh sebab pengawas ada di mana-mana. Maka tidak heran jika Singapura bisa menurunkan kurva penularan Covid-19 di tengah masyarakatnya.

Selain itu, kata dia denda juga berlaku bagi masyarakat yang akan masuk ke Singapura. Mereka diwajibkan untuk menjalankan isolasi selama 14 hari. Jika mereka melanggar dengan keluar kamar mereka akan didenda 10 ribu dolar atau di penjara selama 6 bulan. Sedangkan jika warga negara asing yang melanggar akan langsung dideportasi oleh pemerintah Singapura.

Pemerintah Singapura juga diketahui melakukan pengawasan kontak tracing, dengan memanfaatkan teknologi digital. Dimana pihak pemerintah di sana menggunakan teknologi digital tracing akan memudahkan untuk mencari siapa orang yang melakukan kontak dengan orang positif. Sehingga ketika ada orang yang positif langsung akan dilakukan karantina.

Diketahui, meskipun program vaksinasi di Indonesia direncanakan akan dimulai pada pertengahan Januari 2021 ini. Masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 semakin meluas. Maka dari itu, tetap terus jalankan 3M, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan dengan air dan sabun.(sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{