Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Soal Relokasi Gempa Cianjur, BNPB: Setiap Keputusan Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang

Terbit 20 Jan 2023 06:19 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Soal Relokasi Gempa Cianjur, BNPB: Setiap Keputusan Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang — Cianjur Update
Soal Relokasi Gempa Cianjur, BNPB: Setiap Keputusan Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang.(Foto: BNPB)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan keputusan relokasi warga terdampak gempa Cianjur tidak bisa menyenangkan semua orang. Hal itu diungkapkan Kepala BNPB Letjen Suharyanto saat rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur di Gedung UNPI, Kamis (19/1/2023).

Suharyanto menjelaskan, penanganan pascabencana gempa Cianjur pasti memiliki kekurangan dan kelemahan. Terlebih ada 69 ribu rumah yang rusak dan sebanyak 17 ribu rumah rusak berat.

“Bandingkan dengan Semeru, dua ribu rumah, itu relokasi semua, mudah itu. Tinggal siapkan tanah, bangun, oleh PUPR  6 bulan kemudian, jadi tinggal masuk,” ucap dia.

Iklan sevilage

Sementara di Cianjur, kata dia, rumah yang relokasi ada sekitar 600-700 unit. Ia menyebut, Pemkab Cianjur tengah menyiapkan daerah mana yang harus relokasi.

Baca Juga
Chaeronsyah Pimpin IJTI Cianjur, Siap Bangun Jurnalis Kredibel
Berita · Berita terkait

“Segera akan dipulangkan, yang relokasi. Nanti, jangan belum apa-apa, sudah diskusinya nggak membangun. Pasti dalam suatu keputusan apalagi keputusan orang banyak bisa menyenangkan orang banyak itu tidak,” jelas dia.

Hal ini dikarenakan, keputusan harus bisa diambil dengan cepat agar penanganan pascabencana gempa Cianjur semakin berkembang. 

“Paling tidak kita semua harus sepakat, cepat, supaya segera penanganan ini terus maju progresnya ke depan,” jelas dia.

Suharyanto pun menyinggung lambatnya pembangunan rumah insitu atau rumah yang tidak relokasi. Padahal, kata dia, saat ini sudah masuk bulan kedua masa penanganan bencana.

Baca Juga
Balai Besar TNGGP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Penganiayaan dan Pengrusakan Pos SIMAKSI
Berita · Berita terkait

“Dengan anggaran 25 ribu rumah yang disalurkan, 17 ribu yang rusak, yang baru terjadi itungannya puluhan, baru beberapa puluh. Ini tugas tanggung jawab kita semua, bukan satu pejabat, semua dari mulai RT RW kades babinsa babinkabtimas, camat, kapolsek, anggota dewan, danrem, bupati sampai kepala BNPB,” ucap dia.

Oleh karena itu, Suharyanto pun menegaskan, tidak harus ada rapat setiap bulan apabila hasilnya lambat. Sehingga, ketika semua bantuan bisa cair, semua pihak harus berusaha semaksimal mungkin.

“Kalau tahap 1 tahap 2 bisa cepat, saya yakin tahap 3 pun bisa,” ungkap dia.(afs) 

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{