Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Siswa SDN Karyasakti Terpaksa Belajar Lesehan Karena Bangunan Rusak

Terbit 1 Sep 2022 12:09 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Siswa SDN Karyasakti Terpaksa Belajar Lesehan Karena Bangunan Rusak — Cianjur Update
Siswa SDN Karyasakti Terpaksa Belajar Lesehan Karena Bangunan Rusak.(Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Siswa SDN Karyasakti, Kampung Pasirgede, Desa Salamnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur harus belajar sambil duduk lesehan karena bangunan sekolah rusak serta tidak mempunyai kursi dan meja.

Siswa SD tersebut mengaku tidak fokus belajar dan sering membuat pegal bahkan mengantuk karena belajar sambil Ngampar.

Hal tersebut dikatakan wali kelas V, Ai Hafsah, ia menyebut kendala belajar mengajar banyak sekali dialami muridnya. Selain buku paket yang terbatas dan harus rebutan, murid juga terpaksa belajar melantai karena tak ada kursi dan meja.

Iklan sevilage

Kondisi tersebut sudah berlangsung dua tahun dan dilakukan saat kegiatan belajar mengajar dimulai sejak pandemi Covid-19.

Baca Juga
Balai Besar TNGGP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Penganiayaan dan Pengrusakan Pos SIMAKSI
Berita · Berita terkait

“Ada murid yang sampai tertidur karena telungkup dan rebahan terus di lantai, mau gimana lagi karena keterbatasan tapi kegiatan belajar mengajar tetap harus berlangsung,” tuturnya, Kamis (1/9/2022).

Baca Juga: 1,3 Milyar Data Kominfo Bocor di Internet, Gratis 2 Juta Sampel

Dua siswa kelas V, Teguh dan Alfi berharap sekolah bisa segera mendapat bantuan kursi dan meja agar ia bisa belajar fokus.

“Iya sering pegal, karena tak ada meja dan kursi, saya berharap segera ada bantuan dari pemerintah agar kami bisa belajar dengan fokus,” ungkapnya.

Baca Juga
Cianjur Karate Championship 2026 Diikuti 1.327 Peserta, Juara Pertama Berpeluang Dapat Beasiswa
Berita · Berita terkait

Keduanya membenarkan jika sering keluar masuk kelas untuk mengusir rasa pegal karena belajar ngampar.

Yana Suryana guru kelas VI, mengungkapkan bangunan sekolah tersebut terakhir direhab pada tahun 2006.

“Terakhir direhab tahun 2006, atap masih bilik, kadang belajar di teras tapi panas, jadi kami paksakan menggunakan ruangan yang sudah rusak,” pungkasnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{