Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Sensus Penduduk 2020 Akan Dilakukan Secara Online

Terbit 8 Feb 2020 00:17 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Sensus Penduduk 2020 Akan Dilakukan Secara Online — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) akan segera melaksanakan Sensus Penduduk 2020. Sensus kali ini akan dilakukan lewat daring atau secara online. Nantinya Masyarakat akan memberikan informasi data kependudukan melalui laman sensus.bps.go.id.

Akan ada dua metode sensus pada tahun ini, yaitu online dan offline (didatangi petugas). Metode online akan dilaksanakan pada 15 Februari-31Maret. Sedangkan metode offline akan dilaksanakan pada 1-31 Juli 2020.

Sedangkan untuk syarat sensus online ini, telah disampaikan oleh Kepala BPS Suhariyanto.

Iklan sevilage

“Basis utama sensus adalah nomor KTP dan kartu keluarga,” ucapnya. dilansir dari laman Setkab.go.id, Rabu (27/11/2019).

Baca Juga
Viral! Diduga Distribusi MBG di Cianjur Gunakan Pikap Bak Terbuka, Tuai Sorotan
Berita · Berita terkait

Karena berbasis online, laman tersebut dapat diakses baik menggunakan smartphone, tablet maupun komputer.

Sementara bagi daerah yang belum terjangkau sinyal telekomunikasi, tidak usah khawatir karena nantinya petugas BPS lah yang akan terjun ke lokasi dengan menggunakan metode tradisional.

BPS juga akan mendatangi setiap rumah penduduk saat melakukan verifikasi ulang data, yang akan dilaksanakan pada Juli 2020.

Baca Juga
Viral Jukir Liar Pungut Uang dan Larang Wisatawan Asing ke Cibodas, Bupati Cianjur Instruksikan Penindakan
Berita · Berita terkait

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan harapannya pada sensus kali semoga mampu menghasilkan data penduduk yang berkualitas. Saat ini, data penduduk yang dimiliki pemerintah masih sangat beragam.

“Misalnya, jumlah penduduk Indonesia apabila didasarkan dari data BPS dan Bappenas sebesar 264,2 (juta), sedangkan jika menggunakan data dari Dukcapil Kemendagri sebesar 263,9 juta,” kata Muhadjir.

Perbedaan data ini tentu saja menimbulkan persoalan, terutama pada pelaksanaan kebijakan yang dijalankan pemerintah seringkali menjadi tidak maksimal.

Baca Juga
Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab Cianjur Siagakan Ratusan Personel dan Peralatan
Berita · Berita terkait

Muhadjir menambahkan untuk membangun satu data kependudukan, diperlukan sinkronisasi antara data Dukcapil Kemendagri yang de jure dan teregistrasi sesuai dokumen kependudukan, dengan data BPS yang dilakukan secara de facto melalui sensus.

Menurutnya sensus penduduk dapat menghasilkan data yang kredibel dan valid. Sehingga, hal ini dapat menyediakan parameter demografi dan proyeksi penduduk, serta karakteristik penduduk lainnya untuk keperluan proyeksi penduduk dan indikator SDG’s. (ct2)

Sumber: Kompas

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{