Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Selama Jabat Presiden, Jokowi Minta Maaf ke Masyarakat, Pegiat Sebut Cuma Formalitas

Terbit 2 Aug 2024 09:37 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Selama Jabat Presiden, Jokowi Minta Maaf ke Masyarakat, Pegiat Sebut Cuma Formalitas — Cianjur Update
Presiden Joko Widodo. (Foto: Pinterest/Market Research)

CIANJURUPDATE.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan untuk memperingati HUT ke-79 Indonesia Merdeka di Istana Merdeka pada Kamis (1/8/2024).

Bersama Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Jokowi minta maaf dan mengakui kesalahan yang mungkin terjadi selama masa jabatannya.

“Dengan segenap kesungguhan dan kerendahan hati, izinkanlah saya dan Profesor KH Ma’ruf Amin ingin memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas segala salah dan khilaf selama ini,” ungkap Jokowi.

Iklan sevilage

Dalam pidatonya, Jokowi menyadari bahwa ia dan Ma’ruf Amin tidak mampu memenuhi semua harapan dan menyenangkan semua pihak.

Baca Juga
Soroti Maraknya Perkebunan di Lereng Gunung Gede, KDM Minta Batasi Pendakian dan Komersialisasi
Berita · Berita terkait

“Kami sangat menyadari bahwa sebagai manusia, kami tidak mungkin dapat menyenangkan semua pihak,” tambahnya.

Ia juga mengakui bahwa kesempurnaan hanya milik Allah.

“Saya manusia biasa, kesempurnaan itu hanya milik Allah Subhanahu wa ta’ala,” kata dia.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk para menteri dan tokoh agama seperti Nasaruddin Umar dan Yahya Cholil Staquf.

Baca Juga
Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Ketenagalistrikan, PLN Cianjur Edukasi Warga tentang Penggunaan Listrik yang Aman
Berita · Berita terkait

Jokowi juga mengajak para santri untuk berdoa demi kemajuan bangsa.

Namun, pegiat demokrasi Gde Siriana mengkritik permintaan maaf Jokowi, menilainya hanya sebagai formalitas tanpa penyesalan mendalam atas kebijakan tertentu.

“Ketulusan permintaan maaf ini perlu dipertanyakan,” ujarnya.

Gde Siriana menyebut, seharusnya Jokowi meminta maaf salah satunya karena mendorong putranya, Gibran Rakambuming Raka menjadi calon Wakil Presiden saat ia masih berkuasa.

Baca Juga
Tega! Ditinggal Istri ke Luar Negeri, Ayah di Pacet Tega Perkosa Anak Kandung Selama Setahun
Berita · Berita terkait

“Ya, ini jadi hanya formalitas saja.”

Gde juga menilai bahwa permintaan maaf tersebut menunjukkan kekuatan politik Jokowi yang masih dominan, yang dapat diartikan sebagai upaya menjadi ‘king maker’ dalam politik Indonesia masa depan.

Jokowi sendiri menekankan pentingnya persatuan bangsa dan menyadari keterbatasannya sebagai manusia selama memimpin negara sejak 2014.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{