Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Sama-sama Naik, Harga Daging Ayam dan Jengkol Balapan

Terbit 9 Apr 2020 10:52 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Sama-sama Naik, Harga Daging Ayam dan Jengkol Balapan — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cipanas – Harga daging ayam dan jengkol di Pasar Cipanas, Kabupaten Cianjur naik, Kamis (9/4/2020). Keduanya naik harga tipis beriringan menjelang Ramadan

Kepala UPTD Pasar Cipanas, Heru Haerulhakim, menjelaskan, berdasarkan pemantauan per hari ini harga daging ayam Rp32 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya Rp30 ribu per kilogram.

Ia mengatakan, kenaikan harga daging ayam saat ini imbas berkurangnya pasokan dari luar wilayah. Akibatnya stok terbatas dan menyebabkan kenaikan harga.

Iklan sevilage

“Kemarin-kemarin daging ayam harganya stabil Rp30 ribu per kilogram,” paparnya kepada Cianjur Update, Kamis (9/4/2020).

Baca Juga
Polres Cianjur Terjunkan Tim Awasi Distribusi Kedelai, Cegah Penimbunan di Tengah Harga Naik
Berita · Berita terkait

Selain itu, harga jengkol juga mengalami kenaikan. Penyebabnya sama, disinyalir pasokan menipis sehingga harga sedikit demi sedikit merangkak naik.

“Harga jengkol yang semula Rp27 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp30 ribu per kilogram,” tambahnya.

Bawang Naik Duluan

Sebelumnya diberitakan, harga bumbu dapur juga naik tipis. Salah satunya bawang merah. Penyebabnya disinyalir karena berkurangnya pasokan yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Baca Juga
Tanpa Pungutan Biaya, SDN Gayam Adakan Pentas Kreasi, Pelepasan Siswa, Hingga Santunan Anak Yatim
Berita · Berita terkait

Iis (34), pedagang bawang merah di Pasar Cipanas, menuturkan kenaikan harga berkisar 5 persen. Rata-rata naik Rp5 ribu per kilogram.

“Harga bawang merah naik tinggi, mas. Biasanya Rp45 ribu per kilo, sekarang sampai Rp50 ribu,” tuturnya.

Menurutnya, harga bawang merah berangsur naik sejak satu pekan terakhir. Pasokan dari luar tidak bisa masuk, pedagang hanya mengandalkan dari petani lokal di Cianjur untuk membeli bawang merah.

“Sekarang jauh berkurang, yang beli pada dikurangi jumlahnya,” tambahnya.

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait

Ia berharap, pemerintah segera mencari solusi guna mengatasi kelangkaan stok bawang merah menjelang bulan Ramadan. “Supaya harga kembali normal, kan mau puasa juga,” tandasnya.

Sementara itu, Vita (22), warga Cipanas, mengaku keberatan dengan lonjakan harga bawang merah yang telah mencapai Rp50 ribu per kilogram. “Kan bumbu dapur wajib. Tapi naiknya tidak terasa tau-tau sudah naik saja perharinya,” sahutnya.

Kini ia memilih untuk mengurangi pembelian demi menghemat anggaran belanja bulanannya. “Biasa beli dua kilogram, sekarang setengahnya,” tambahnya.(ct6/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{