Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Relawan Montana Tolak Rencana Proyek Geothermal di Kawasan TNGGP

Terbit 14 Sep 2021 07:33 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Relawan Montana Tolak Rencana Proyek Geothermal di Kawasan TNGGP — Cianjur Update
TOLAK: Relawan Montana tolak pembangunan proyek geothermal di kawasan TNGGP. (Foto: Rendi Irawan/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cipanas – Relawan Montana atau Volunteer Gunung Gede Pangrango, secara tegas menolak rencana pembangunan proyek energi panas bumi atau geothermal di kawasan TNGGP.

Ketua Relawan Montana, Achmad Zaini Takbir mengatakan, hal tersebut seiring dengan sudah dilaksanakannya Focus Group Discussion (FGD) kedua yang dihadiri beberapa stakeholder (pemerintah, akademisi, komunitas, media).

Menurutnya, dari pertemuan tersebut sudah muncul berbagai penolakan dari kalangan masyarakat Cianjur, terutama yang berada di sekitar Gunung Gede Pangrango.

Iklan sevilage

Ia menuturkan, walaupun tahapan pengembangan proyek geothermal baru memasuki tahap sosialisasi dan kajian, namun masyarakat sudah mulai membahas dampaknya.

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait

“Saat ini masyarakat dan berbagai aktivis lainnya tengah antusias membahas dampak positif maupun negatif dari pembangunan proyek geothermal ini,” ujar Zaini kepada Cianjur

Ratusan Massa Gelar Aksi Tolak LGBT, Datangi Tiga Kafe di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Hal yang harus diingat adalah adanya potensi flora dan fauna yang cukup besar dan TNGGP sudah ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO pada 1977. Dengan statusnya sebagai cagar biosfer dunia, kiranya sulit kita akan menerima pengembangan geothermal di dalam kawasan,” tegasnya.

Gunung Gede Pangrango Pemasok Empat PLTA

Selain itu, kata dia, di dalam TNGGP juga terdapat ekosistem penyangga kehidupan wilayah sekitarnya, juga merupakan pusat pendidikan, tempat pariwisata yang banyak dikunjungi dengan aktivitas sosial ekonomi masyarakat yang sangat besar.

“Potensi hidrologi yang sangat tinggi, karena merupakan hulu dari empat DAS besar (Cimandiri, Ciliwung, Cisadane, Citarum), yang dengan 60 sungainya merupakan bagian dari pemasok air bagi empat PLTA yang ada (Cimandiri, Cirata, Saguling, Jatiluhur),” sebutnya.

Baca Juga
Relawan Geram, Kebakaran Gunung Gede Pangrango Disebut Kondusif, Datangi Kantor BBTNGGP
Berita · Berita terkait

Lalu yang perlu dipertimbangkan, lanjut Zaini, dengan dikembangkannya geothermal di kawasan TNGGP, harus ada jaminan ketersediaan air, terutama untuk PLTA Cirata, Saguling, dan Jatiluhur.

Di beberapa tempat yang memiliki potensi air permukaan, sambungnya, telah terjadi banyak pengurangan karena dampak dari terbukanya lahan hijau akibat pengembangan geothermal.

“Maka dari itu, mari kita pertimbangkan lebih matang tentang proyek geothermal di kawasan TNGGP ini, baik dampak positif maupun negatifnya,” tutup dia.(ren/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{