Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

PHK Melonjak di Jabar, Cianjur Tidak Ada Catatan

Terbit 21 Jan 2025 08:05 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
PHK Melonjak di Jabar, Cianjur Tidak Ada Catatan — Cianjur Update
Kasus PHK di Jawa Barat capai 26.820 orang pada 2024, Cianjur tidak ada catatan, dan Industri manufaktur jadi penyumbang terbesar. (Foto: Cianjur Update)

Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di Jawa Barat sepanjang 2024 mencapai 26.820 orang. Data ini diungkapkan oleh Disnakertrans Jabar berdasarkan laporan BPJS Ketenagakerjaan.

“Berdasarkan data nonaktif BPJS Ketenagakerjaan, total kasus PHK sepanjang 2024 ada sebanyak 26.820 orang,” ujar Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Firman Desa, dilansir idntimes.com, Selasa (21/1/2025).

Industri manufaktur, khususnya garmen dan tekstil, menjadi sektor dengan kasus PHK tertinggi. Wilayah terdampak paling besar adalah Kota Bekasi dengan 4.346 orang, Karawang 3.138 orang, dan Cikarang 2.965 orang.

Iklan sevilage

“Kebanyakan kasus ini berasal dari industri besar,” tambah Firman.

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

Selain itu, laporan dari 16 kabupaten/kota juga mencatatkan jumlah PHK signifikan. Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, yaitu 1.294 orang.

Daerah lain seperti Kabupaten Bandung Barat melaporkan 991 orang, sedangkan Kota Bekasi mencapai 846 orang. Firman menambahkan bahwa beberapa daerah seperti Kabupaten Cianjur dan Sumedang tidak mencatatkan kasus PHK.

“Sementara dari laporan 16 daerah itu, beberapa wilayah melaporkan nol kasus,” jelasnya.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

Jumlah PHK di 2024 lebih rendah dibandingkan 2023 yang mencapai 54.131 orang. Pada tahun sebelumnya, sektor barang dan jasa serta barang konsumsi mendominasi angka PHK akibat dampak pandemi COVID-19.

“Pada 2023 jumlahnya masih banyak karena efek pandemi. Namun, tahun 2024 mengalami penurunan,” ungkap Firman.

Tren penurunan ini memberikan optimisme, meski industri manufaktur tetap menjadi sektor yang perlu perhatian lebih.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{