Pelajar SMK Tewas Tenggelam Terseret Arus di Pantai Ciwidig Cidaun
CIANJURUPDATE.COM – Pelajar SMK asal Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, meninggal dunia akibat tenggelam setelah terseret arus laut di Pantai Ciwidig, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Minggu (5/4/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Muhamad Hidayat (18), warga Kampung Banyuwangi RT 01/05, Desa Karang Jaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Korban merupakan siswa SMK Pasir Kuda.
Kapolsek Cidaun AKP Ogin Ginanjar menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 07.45 WIB saat korban tengah bermain air di pinggir pantai bersama tiga rekannya, yakni Azka Muhamad Firman, Muhamad Fahril, dan Ahmad Rifaldi.

“Awalnya korban bersama teman-temannya bermain di pinggir Pantai Ciwidig. Setelah cukup lama, dua rekannya pergi ke warung, sementara korban masih bermain air bersama satu rekannya,” ujar Kapolsek dalam laporannya.
Tak lama kemudian, saksi Azka mengajak korban untuk berhenti bermain karena hendak bersiap pulang. Namun korban memilih tetap bermain sebentar lagi.
Azka kemudian berjalan lebih dulu meninggalkan korban. Saat menoleh ke belakang beberapa meter kemudian, korban sudah tidak terlihat dan diduga terseret arus laut hingga ke tengah.
Melihat kejadian itu, Azka langsung meminta bantuan warga sekitar dan penjaga pantai. Namun derasnya arus membuat proses pertolongan cukup sulit karena korban sudah terombang-ambing di tengah laut sebelum akhirnya menghilang dari permukaan.
Beberapa saat kemudian, tubuh korban kembali muncul ke permukaan laut dalam kondisi sudah tidak bergerak.
Penjaga pantai, Jalaludin (30), langsung berenang ke tengah laut untuk melakukan penyelamatan dan berhasil membawa korban ke tepi pantai. Sayangnya, saat dievakuasi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Cidaun untuk penanganan lebih lanjut.
Kasat Polairud Polres Cianjur Acep Machfud mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan.
“Begitu ada laporan, anggota langsung cek TKP, melakukan evakuasi, lalu korban langsung dibawa ke puskesmas. Tidak lama korban muncul ke pinggir dan langsung kami evakuasi,” ujarnya.
Terkait pengawasan di kawasan pantai, Acep menegaskan seluruh wilayah pantai wisata di Cianjur menjadi prioritas pengamanan.
“Semua pantai kami prioritaskan pengamanan semaksimal mungkin, dibantu Bhabinkamtibmas, penjaga pantai, dan masyarakat sekitar yang kami berdayakan,” katanya.
Ia juga mengimbau wisatawan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai.
“Kami tidak henti-hentinya melakukan kegiatan himbauan kepada masyarakat dan pengunjung agar selalu hati-hati, terutama saat bermain air di laut,” pungkasnya.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


