Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Partisipasi Pilkada Cianjur 2024 Turun, KPU Ungkap Faktor Penyebab

Terbit 24 Feb 2025 06:21 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Partisipasi Pilkada Cianjur 2024 Turun, KPU Ungkap Faktor Penyebab — Cianjur Update
Partisipasi pemilih dalam Pilkada Cianjur 2024 mengalami penurunan sebesar 5% dibandingkan pilkada sebelumnya. (Foto: Rendi Irawan/cianjurupdate.com)

– Partisipasi pemilih dalam Pilkada Cianjur 2024 mengalami penurunan sebesar 5% dibandingkan pilkada sebelumnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur tengah mengevaluasi berbagai faktor penyebabnya.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Cianjur, Fikri Audah Nsy, menyebutkan bahwa partisipasi pemilih hanya mencapai 61,67%.

Iklan sevilage

Angka ini lebih rendah dari pemilu sebelumnya yang melampaui 70%.

“Kami melihat bahwa angka partisipasi pemilih dalam Pilkada tidak sejalan dengan Pemilu yang sebelumnya mencapai lebih dari 70%. Harapannya, angka itu bisa terbawa ke Pilkada, tetapi ternyata tidak demikian,” ujar Fikri, Minggu (23/2/2025).

Baca Juga
Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Ketenagalistrikan, PLN Cianjur Edukasi Warga tentang Penggunaan Listrik yang Aman
Berita · Berita terkait

Ia menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi secara nasional.

Penyelenggara pemilu menghadapi tantangan dalam meningkatkan kesadaran pemilih untuk datang ke TPS.

Menurutnya, rendahnya partisipasi bukan hanya tanggung jawab KPU.

Faktor lain seperti peran pasangan calon, partai politik, pemerintah daerah, serta penggiat pemilu juga berkontribusi dalam mobilisasi pemilih.

“Angka partisipasi ini adalah hasil kerja bersama. Para peserta Pilkada, baik pasangan calon maupun partai politik, memiliki peran penting dalam mendorong masyarakat untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya,” jelasnya.

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

Salah satu faktor utama yang diduga mempengaruhi partisipasi adalah jarak waktu yang terlalu dekat antara Pemilu dan Pilkada.

Kondisi ini berdampak pada efektivitas kampanye dan mobilisasi pemilih.

“Terdapat masukan dalam diskusi yang menyebutkan bahwa waktu antara Pemilu dan Pilkada yang terlalu singkat membuat mesin politik tidak bekerja maksimal. Kampanye pun kurang optimal, sehingga berpengaruh pada tingkat partisipasi pemilih,” tambahnya.

Selain itu, ada kemungkinan bahwa pemilih tidak mendapatkan informasi yang cukup terkait Pilkada.

Namun, ada juga yang secara sadar memilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

“Kami melakukan kajian, apakah pemilih yang tidak datang itu karena kurangnya informasi atau karena memang mereka secara sadar memutuskan untuk tidak menggunakan hak pilihnya, ini menjadi bahan evaluasi bagi kami,” katanya.

Kedepannya, KPU Cianjur akan membawa hasil evaluasi ini ke tingkat provinsi dan nasional.

Mereka juga berencana berkolaborasi dengan pasangan calon serta pemerintah daerah untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

“Kami akan membawa hasil evaluasi ini ke tingkat Provinsi dan Nasional untuk mencari solusi guna meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada mendatang serta terus berkolaborasi dengan pasangan calon dan pemerintah daerah agar lebih maksimal,” pungkasnya.

Editor: Afsal Muhammad

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{