Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Melegalkan Judi Online di Indonesia Sama Dengan Menghancurkan Masyarakat, Jadi Para Pemain Jangan Banyak Berharap

Terbit 15 Nov 2024 07:13 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Melegalkan Judi Online di Indonesia Sama Dengan Menghancurkan Masyarakat, Jadi Para Pemain Jangan Banyak Berharap — Cianjur Update
Ilustrasi judi online. (Foto: Unsplash.com)

Menteri Komunikasi Digital Meutya Hafid membuat masyarakat tepuk tangan usai memblokir 187 ribu situs judi online. Hal ini tentu jadi angin segar bagi masyarakat yang sudah resah dengan ‘para penyembah dewa zeus’ itu.

Tapi, meskipun Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) sudah memberikan kerja nyata, masih saja ada yang nyinyir. Di sosial media banyak yang berkomentar bahwa situs tersebut masih bisa dibuka lewat VPN.

Fungsi VPN memang begitu. VPN yang berfungsi membuat jaringan dalam jaringan tentu bisa membuka situs-situs yang sudah diblokir dan ini nggak bisa serta merta dihilangkan dari dunia internet.

Iklan sevilage

Yang lebih parah, ada juga yang berkomentar bahwa melegalkan judi online adalah cara terbaik. Tunggu dulu kisanak, melegalkan judi online di Indonesia adalah hal yang mustahil.

Kemustahilan melegalkan judi online di Indonesia bukan cuma soal faktor norma dan agama. Mental dan kebiasaan masyarakat Indonesia yang kadang-kadang bikin geleng-geleng kepala juga bisa menjadi faktor.

Baca Juga
Terindikasi Luka Benda Tumpul, IN Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Mes Peternakan Ayam Warungkondang
Berita · Berita terkait

Kita ambil contoh negara United Kingdom alias Inggris yang melegalkan perjudian. Di sana, aturan perjudian sangat ketat bahkan masuk dalam undang-undang yaitu Undang-Undang Perjudian 2005.

Sementara di Indonesia, perjudian sudah jelas dilarang oleh negara lewat Undang-Undang Nomor 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian. Jelas, melegalkan judi online di Indonesia sudah menentang aturan.

Di Inggris, operator atau pemiliki usaha judi harus memenuhi syarat yang sangat ketat. Mereka wajib punya izin operasi, izin pribadi untuk manajer operasi, dokumen yang lengkap, sampai soal pengawasan serta pemliharaan izin ke negara pun diatur.

Indonesia bukan tidak bisa membuat aturan seperti itu. Tapi, dari berbagai pengalaman saya membaca berita dan liputan berita, jangankan soal tempat judi, rumah makan sampai tempat hiburan pun di Indonesia banyak yang tidak berizin.

Baca Juga
Polsek Bersama Ngerayap Community Indonesia Bantu Berikan Air Bersih Bagi Warga Cibeber
Berita · Berita terkait

Pemain judi pun di Inggris diatur ketat. Usia 18 tahun ke bawah dilarang main, kalau di Indonesia asalkan punya dompet digital rasanya semua orang bisa main dengan bebas. Ini berlaku tidak cuma judi offline, tapi online juga.

Sama seperti pinjol, di Inggris para calon pemain judi itu wajib memverifikasi identitasnya sampai ada juga aturan limitasi taruhan. Mereka dibatasi ketika bermain supaya bisa mengendalikan perilaku berjudinya.

Di sana juga para pemain itu dilindungi oleh Komisi Perjudiannya sendiri. Mereka mendapat perlindungan apabila pemilik situs judi tidak adil dan tidak jujur. Jadi, pemilik situs judi yang culas juga ikut diberantas.

Di Indonesia mah boro-boro. Selagi ada waktu dan kuota internet, ya spin aja terus. Nggak ada batasan, selagi masih ada saldo terus saja sembah sang dewa zeus itu. Hal ini yang malah merusak masyarakat karena perilaku yang tidak bisa dikendalikan ini bisa membahayakan.

Baca Juga
Masker di Cianjur Jadi Langka dan Mahal Pasca Terdampak Abu Vulkanik GAK
Berita · Berita terkait

Orang Indonesia itu, sudah tahu situs judi online itu banyak yang curang dan tidak transparan, tapi terus saja main dan berharap bisa menang scatter agar bisa untung. Sampai kapan pun tidak akan untung, saya jamin, tapi malah semakin merugikan mental dan dompet.

Seperti jurnalistik, perjudian di Inggris itu punya kode etik tersendiri, meliputi keadilan, kejujuran, perlindungan pemain, keterbukaan, transaparansi, kepatuhan hukum, dan tanggung jawab sosial.

Indonesia ini tidak cocok jika harus melegalkan judi online apalagi dengan aturan-aturan ketat seperti yang dilaksanakan pemerintahan Inggris. Di sana bikin SIM aja nggak nembak, sementara di sini yang bikin dan penyelenggarannya pun banyak yang main belakang.

Alangkah baiknya para pemain judi online itu segera berhenti agar tidak semakin kebablasan. Apalagi yang sudah berkeluarga, kasihan anak istri di rumah rezekinya tidak dimakan oleh mereka tapi dijadikan persembahan suci untuk dewa zeus.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{