Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kisah Pilu Enam Bocah jadi Yatim Piatu Dalam Sehari

Terbit 27 Feb 2020 10:39 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kisah Pilu Enam Bocah jadi Yatim Piatu Dalam Sehari — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Balikpapan – Kisah pilu pasangan suami istri yang meninggal bersamaan dalam sehari mengundang simpati netizen. Kisahnya sempat viral di media sosial, karena meninggalkan enam orang anak yang masih kecil. Keduanya merupakan warga Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Dikutip dari Kompas.com, Siti Haryanti, meninggal karena tensi darah tidak stabil setelah melahirkan anak keenamnya satu bulan yang lalu. Siti meninggal pada pukul 10.00 WIB. Beberapa jam setelah sang istri meninggal, sang suami pun dibawa ke rumah sakit karena tensinya tinggi. Suami Siti pun dinyatakan meninggal dunia.

“Sebelumnya anak saya itu kan tensinya naik waktu periksa di puskesmas, mulai dari situ sudah tidak normal. Anak saya itu meninggalnya hari Minggu (23/2/2020) kemarin,” kata Wa Ode Rusdiana (52), ibu kandung Siti Haryanti

Baca Juga
Pengajian Al-Hidayah Jabar Gelar Syukuran HUT Bahlil, Santuni Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Siti dan suaminya meninggalkan enam orang anak yang masih kecil. Anak sulung masih duduk dikelas VI SD, sedangkan yang bungsu masih berusia satu bulan tujuh hari.

Dalam satu hari, enam bocah tersebut menjadi yatim piatu. Mereka diasuh oleh Mustafa (53) kakek dan Wa Ode Rusdiana nenek dari pihak ibu.

Kisah enam bocah yang ditinggal orangtuanya karena meninggal sempat viral di media sosial setelah diunggah salah satu akun Facebook pada Selasa (25/2/2020). Banyak warga yang datang ke kediaman Mustafa untuk memberikan dukungan dan bantuan, salah satunya adalah Arda.

Baca Juga
Polisi Periksa Saksi Hingga Dalami Motif Dugaan Tawuran Antar Pelajar di Cianjur
Berita · Berita terkait

Ia mengaku sengaja datang karena terharu dengan kondisi enam bocah tersebut. “Kita datang memberikan dukungan, juga memberikan sedikit santunan. Karena siapa sih yang tidak terharu melihat kondisi ini,” katanya.

Selain Arda, masyarakat dan organisasi perangkat daerah ataupun pihak kepolisian terlihat memadati rumah Mustafa.(yan/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{