Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kisah Kakek Yaya Tinggal Sendirian di Teras Masjid Haurwangi

Terbit 13 Dec 2021 03:03 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kisah Kakek Yaya Tinggal Sendirian di Teras Masjid Haurwangi — Cianjur Update
Kakek Yaya ditemani seekor kucing.

CIANJURUPDATE.COM, Haurwangi – Yaya Suhendar (64) kini tinggal sendirian di teras Masjid Jami Al-Iklah, Kampung Sipon, Desa Ramasari Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur.

Sudah beberapa bulan ia mendiami teras masjid tersebut, dengan makan dan minum dari belas kasihan orang lain.

Kini kakek asal Kabupaten Sukabumi itu hidup terlunta-lunta setelah berpisah dengan istrinya sejak empat tahun lalu.

Iklan sevilage

Mulanya, Yaya berjualan es cincau. Namun kini ia tidak berdaya karena lumpuh dan rabun mata akibat mengidap penyakit diabetes.

Sejak berpisah dengan istrinya, ia pergi dari rumah tanpa tujuan dengan berjalan kaki mengunakan tongkat.

Baca Juga
Diduga Terpeleset di Bantaran Sungai Citarum, Pemuda di Haurwangi Ditemukan Wafat
Berita · Berita terkait

Selama di Sukabumi, ia sempat tidur di emperan toko atau di tempat yang sekiranya nyaman untuk berteduh.

Hingga akhirnya ia sampai ke Masjid Jami Al-Iklah Haurwangi, yang dibangun salah seorang warga Kota Bandung. Terasnya ia jadikan tempat berteduh sejak beberapa bulan lalu hingga sekarang.

Selama berada di sana, ia tak bisa bekerja apa-apa kecuali mengumandangkan adzan setiap waktu salat datang.

Ia pun bersyukur karena pemilik masjid dan masyarakat sekitar tak melarangnya tinggal di teras.

Baca Juga
Tega! Ditinggal Istri ke Luar Negeri, Ayah di Pacet Tega Perkosa Anak Kandung Selama Setahun
Berita · Berita terkait

Tinggal di Masjid, Diberi Kompor dan Dispenser

Kakek Yaya ditemani seekor kucing.

Untuk makan sehari-hari ia hanya mengandalkan belas kasihan warga sekitar. Itu pun tidak tiap hari Yaya dapatkan, tak jarang harus puasa tiap hari.

Belakangan ini ada salah seorang tokoh masyarakat Desa Haurwangi bernama Rd. Gusti Hella Anantapria.

Ia iba pada Yaya, hingga tiap hari memberi makan dan memberi alat untuk menanak nasi berikut kompor gas. Tidak hanya itu saja, tabung gas dan dispenser pun disediakan.

“Dispenser, kompor, berikut tabung gasnya diberi,” kata Yaya kepada Cianjur Update, belum lama ini.

Ia mengatakan, belum menerima bantuan sosial (bansos) apapun dari pemerintah. Mungkin karena tidak ada yang tahu kondisinya.

Baca Juga
Aksi Pencurian Uang Dalam Kotak Amal Masjid Ar-Rahman Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Tidak dapat bantuan sosial dari mana pun, mungkin karena tidak ada yang mengetahui posisi saya sebenarnya,” tuturnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Haurwangi, Rd. Gusti Hella Anantapria mengatakan, karena kasihan setiap hari Yaya diberi nasi untuk makan.

Selain itu, ia pun memberi alat masak mulai dari kompor berikut tabung gas, dispensir untuk air minum, dan alat lainnya supaya bisa masak sendiri.

“Ke depannya akan diusulkan pada Pemerintah Desa Haurwangi dan Desa Ramasari supaya Kakek Yaya mendapatkan bantuan sosial untuk makan sehari-hari,” pungaksnya.(asi/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{