Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

KH Anas Fauzie, Sosok Penghulu yang Viral karena Beri Nasehat dengan Jenaka

Terbit 7 Sep 2021 06:59 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
KH Anas Fauzie, Sosok Penghulu yang Viral karena Beri Nasehat dengan Jenaka — Cianjur Update
VIRAL: KH Anas Fauzie, penghulu yang tengah viral di medsos karena beri tausiyah dengan jenaka. (Foto: Instagram)

CIANJURUPDATE.COM, Malang – Sosok penghulu asal Malang, KH Anas Fauzie kini tengah viral di berbagai media sosial.

Pasalnya, ia terekam dalam sebuah unggahan video saat sedang memberikan ceramah dengan cara yang tak biasa dalam acara pernikahan.

Pesan yang diberikan KH Anas Fauzie kepada pasangan pengantin disampaikan dengan gaya yang jenaka, sehingga membuat netizen ikut tergelitik.

Iklan sevilage

Salah satu video viral KH Anas Fauzie adalah yang diunggah oleh akun TikTok @antzcreator.

Dalam tausiahnya, sang penghulu mewanti-wanti mengenai keharusan calon pengantin pria senantiasa memberikan kasih sayang kepada istrinya kelak.

“Calon mertuamu terhadap calon istrimu tak pernah beliau marah-marah kepada putrinya. Ndak pernah meninggalkan sayang, memutuskan sayang kepada putrinya. Dalam hitungan beberapa menit, sayangnya ibunya, bapaknya akan diminta kau sambung kau teruskan, sanggup? Hati-hati nak,” ujar penghulu tersebut dalam unggahan video tersebut.

Hingga saat ini, unggahan video tersebut kini telah dilihat lebih dari 4 juta kali.

Baca Juga
Jelang Edelweiss Running Festival, Berikut Jalur dan Pengaturan Lalin Perlombaan
Berita · Berita terkait

Lalu, siapa sebenarnya sosok KH Anas Fauzie tersebut?

KH Anas Fauzie An Nachrowi merupakan seorang penghulu dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Dia menjabat sebagai kepala KUA di lingkungan Kemenag Kabupaten Malang sejak 2009 silam.

Mulai dari Kepala KUA Singosari, KUA Kromengan, KUA Gondanglegi, KUA Poncokusumo, dan KUA Pujon-Ngantang.

Kemudian pada 4 Juli 2017, Anas dipindah ke lingkungan Kemenag Kota Malang. Yakni menempati posisi sebagai Kepala KUA Lowokwaru Kota Malang.

“Dimutasi ke Kecamatan Lowokwaru pada 4 Juli 2017,” ujar Anas.

Anas menceritakan, ceramahnya di saat menjadi penghulu pernikahan adalah bagian dari pembinaan kepenghuluan.

“Saya kan bertugas sebagai penghulu. Punya tugas pokok memberikan pembinaan kepenghuluan kepada manten, kepada masyarakat. Saya laksanakan itu. Sebagaimana amanat Kemenag untuk memberikan pembinaan yang baik-baik kepada manten,” jelasnya.

Baca Juga
Dari Sampah Jadi Karya, Warga Sukamanah Cugenang Butuh 2 Bulan Lukis Sosok KDM
Berita · Berita terkait

Disinggung ketika tausiahnya kepada pengantin menjadi viral, menurutnya hal tersebut adalah sekadar bonus.

Ia mengatakan, bahwa ceramah yang ia selipkan saat acara ijab pengantin tersebut adalah hal yang biasa ia lakukan. Baik untuk acara di gedung, masjid, kantor KUA, ataupun di rumah.

Meskipun viral karena sejumlah video ceramahnya, Anas mengaku tidak setiap saat dia menyelipkan tausiah ketika menghadiri akad nikah.

Sebab, apabila memang kondisinya tidak memungkinkan, dia cukup hanya menikahkan saja sebagai tugas penghulu.

“Ceramah tak selalu ada. Kalau waktu cukup saya beri tambahan. Tapi kalau manten terburu-buru acara lain saya pun harus tau diri,” ujarnya.

Namun, jika memang kondisi memungkinkan, dia menyelipkan tausiah di sela akad nikah tersebut.

“Saya biasanya melihat situasi. Bila situasinya nyaman diberi materi (tausiah). Bila suasananya kok nggak nyaman, banyak lalu lalang datang tamu di lokasi itu, segera saya cukupkan. Cukup melaksanakan tugas saja,” terangnya.

Baca Juga
Cuaca Ekstrem, Damkar Cipanas Evakuasi Ular Sanca Hingga Empat Jam di Tebing Cimacan
Berita · Berita terkait

Bahkan, tak sedikit pula, dia harus memberi tausiah yang lama jika pihak keluarga mempelai memang memintanya.

“Bahkan ada pula yang harus saya beri materi agak panjang, karena permintaan keluarga,” ungkapnya.

Saat ditanya apakah masyarakat bisa mengundangnya sebagai penghulu pernikahan? Anas mengatakan, bahwa setiap kecamatan sudah memiliki penghulunya masing-masing.

Karena itu, dia hanya bisa menjalankan tugas sebagai penghulu di wilayah kerjanya di KUA Lowokwaru, Kota Malang. 

“Masing-masing kecamatan sudah punya penghulu sesuai SK Kementerian Agama Provinsi. Maka tak bisa, kecuali datang atas nama pribadi bukan atas nama penghulu. Atas nama ustaz atau penceramah. Itupun harus di luar jam dinas Sabtu atau Minggu,” tandasnya.(sis)

Sumber: Kompas.Com

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{