Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ketua Garis Bantah Perintahkan Anggotanya Ikut Aksi 22 Mei

Terbit 24 May 2019 03:26 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Ketua Garis Bantah Perintahkan Anggotanya Ikut Aksi 22 Mei — Cianjur Update
Ketua Garis, Chep Hernawan. foto: internet

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Ketua Umum Gerakan Reformis Islam (Garis), Chep Hernawan, membantah memerintahkan anggotanya untuk terjun dalam aksi 22 Mei 2019 di Jakarta. Ia menerangkan, delapan anggota yang dikirim murni diperintahtugaskan sebagai tim medis.

“Delapan anggota berangkat dengan dua ambulans. Mereka tidak diperintahkan untuk unjuk rasa atau jihad,” tegasnya saat dihubungi wartawan via telepon.

Kendati demikian, Ketua Garis Cianjur Chep membenarkan dari delapan orang yang dikirim, dua di antaranya yang diamankan polisi sebagai tersangka rusuh merupakan anggota Garis.

Iklan sevilage

Sebelumnya polisi mengamankan sejumlah orang yang dianggap sebagai provokator dalam kerusuhan yang terjadi dalam aksi 22 Mei 2019 di Jakarta. Dua diantaranya diketahui berasal dari Cianjur.

Baca Juga
Serap Aspirasi Warga, Fraksi Golkar Cianjur Minta Pemkab Realisasikan Hasil Reses
Berita · Berita terkait

“Kalau misalkan hal yang berkaitan Garis ikut serta dalam aksi yang berujung ricuh, itu di luar perintah pemberangkatan,” katanya.

Ditanya terkait keahlian medis dari anggota yang dikirim, Chep enggan merinci keahlian medis para pemuda tersebut. Menurutnya, para anggota tersebut merupakan santri dari beberapa pesantren.

“Dia baru magang (sebagai tim medis) di pesantren,” ujarnya sembari menyebut salah satu pondok pesantren di Cianjur.

Baca Juga
Fraksi Golkar Cianjur Siap Kawal Dukung Visi-Misi Pemkab Lewat Dua Perda Baru
Berita · Berita terkait
Bantah Berikan Donasi

Chep juga membantah Garis memberikan donasi atau pendanaan Aksi 22 Mei. Jika ditemukan uang dalam jumlah tertentu oleh aparat, dirinya beralasan itu merupakan uang titipan yang diberikan oleh sejumlah pengusaha muslim Cianjur dan Pondok Pesantren.

“Untuk diberikan sebagai THR kepada fakir miskin di Jakarta,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Chep juga mengatakan Garis akan memberikan bantuan hukum kepada dua anggotanya. Dirinya juga menepis narasi polisi yang menyebut GARIS sebagai organisasi yang berbahaya dan terafiliasi ISIS.

BACA JUGA: Garis Kabupaten Cianjur Bersama Mabes Polri Komitmen Dukung Pilpres 2019 Aman

Baca Juga
Ratusan Massa Gelar Aksi Tolak LGBT, Datangi Tiga Kafe di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Saya pikir kalau itu sudah selesai. Enggak ada lagi kami terafiliasi dengan ISIS,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen M Iqbal, menyebut ada dua tersangka perusuh pada Aksi 22 Mei yang terafiliasi dengan Gerakan Reformis Islam (Garis). Dari pengakuan tersangka, keduanya berniat untuk melakukan aksinya pada 21 dan 22 Mei.

“Kami menemukan dua tersangka dari luar Jakarta yang terafiliasi dengan kelompok Garis. Mereka memang niat untuk berjihad,” ujar Iqbal saat memberikan keterangan di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (23/5) lalu.(arm)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{