Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kepala Staf Kepresidenan Sebut Usulan Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis Sangat Memalukan

Terbit 16 Jan 2025 00:19 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kepala Staf Kepresidenan Sebut Usulan Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis Sangat Memalukan — Cianjur Update
Kepala Staf Kepresidenan AM Putranto menilai wacana penggunaan dana zakat untuk program makan bergizi gratis sangat memalukan. (Foto: Detyani Aulia Malik/cianjurupdate.com)

 – Kepala Staf Kepresidenan AM Putranto menanggapi dengan tegas usulan penggunaan dana zakat untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Ia menyebut usulan tersebut sangat memalukan dan tidak sesuai dengan peruntukan zakat yang sudah diatur dalam syariat Islam.

“Sangat memalukan jika dana zakat digunakan untuk hal seperti itu, karena itu sudah ada aturan yang jelas,” kata AM Putranto dilansir Kompas.com, Kamis (16/1/2025).

Ia menambahkan bahwa dana zakat tidak bisa sembarangan dipakai untuk program MBG. Sebagai alternatif, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 71 triliun untuk mendanai program makan bergizi gratis pada tahun ini.

Iklan sevilage

Menurut Putranto, program prioritas ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada ibu hamil dan anak-anak. Ia menegaskan bahwa dana zakat seharusnya tidak digunakan untuk tujuan ini, karena pemerintah sudah menganggarkan dana besar yang akan disalurkan secara bertahap sepanjang tahun 2025.

Baca Juga
Mencari Makan hingga ke Jalan Raya, Seekor Lutung Tertabrak Truk di Ciranjang
Berita · Berita terkait

“Presiden sudah menyiapkan dana untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini, termasuk untuk siswa, ibu hamil, dan pondok pesantren,” jelas Putranto.

Selain itu, ia mengakui bahwa pelaksanaan program ini membutuhkan dana yang cukup besar, namun ia menekankan bahwa dana tersebut akan digunakan secara bertahap dan akan sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

Wacana pemanfaatan zakat untuk membiayai program MBG sebelumnya disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan Najamudin Bachtiar. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam mendanai program tersebut sangat penting, mengingat anggaran pemerintah tidak cukup untuk menanggung biaya seluruhnya.

Namun, usulan ini menuai kritik tajam dari organisasi masyarakat Islam, termasuk Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas. Ia mengingatkan bahwa zakat hanya diperuntukkan bagi golongan yang berhak, seperti fakir miskin.

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

“Zakat hanya bisa digunakan untuk orang-orang yang membutuhkan, bukan untuk keluarga yang mampu,” kata Anwar Abbas.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, juga menyarankan agar wacana tersebut dibahas lebih lanjut dengan melibatkan pihak terkait untuk memastikan kesesuaiannya dengan syariat Islam.

“Ini bukan hanya soal gagasan, tetapi harus melibatkan berbagai pihak dan mempertimbangkan aturan syariat,” ujar Haedar.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{