Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Nasional & Regional

Jokowi Terbukti Curang di Film Dirty Vote? Ini Fakta-Fakta yang Terungkap Tentang Proses Pemilu 2024 yang Disebut Dicurangi

Terbit 12 Feb 2024 06:22 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM – Film Dirty Vote yang tayang pada Minggu (11/2/2024) disebut mengungkap banyak fakta bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi berlaku curang dalam Pemilu 2024.

Film dokumenter yang dibintangi tiga ahli hukum tata negara, yaitu Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari ini mengisahkan Presiden Jokowi berlaku curang disebut membantu kemenangan pasangan calon Prabowo-Gibran.

Iklan sevilage

Dari film itu, ada salah satu isu yang jadi perhatian, yakni penyalahgunaan wewenang kepala desa. Desa, kata Zainal Arifin, jadi wilayah pertempuran untuk memperebutkan suara.

Zainal pun menyebut, terdapat beberapa wewenang kepala desa yang dapat disalahgunakan. Mulai dari data pemilih, data penerima bansos, penggunaan dana desa, program PKH, dan lain-lain.

Baca Juga: Dirty Vote Itu Apa? Ini Penjelasan dan Dampaknya Bagi Demokrasi

Baca Juga
Anggota DPRD Jabar Asep Suherman Dorong Percepatan Pembangunan yang Selaras Anggaran Daerah
Nasional & Regional · Berita terkait

“Kasus penyelewenangan dana desa sangat mungkin dikonversi menjadi alat tukar dukungan politik,” ucap Zainal.

Dari banyaknya sektor tindak pidana korupsi selama 2022, lanjut dia, kasus paling besar adalah Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).

Maka, lanjut Zainal, hal ini jadi tekanan untuk kepala desa bermasalah lalu ditukar dengan suara elektoral. Mudah saja, sedikit imbalan untuk tidak melanjutkan proses hukum bisa jadi senjata.

“Kami merekam kesaksian kepala desa yang diminta memenangkan paslon tertentu,” ungkap Zainal.

Baca Juga: Soal Film Dirty Vote, Refly Harun Sebut Kecurangan Pemilu 2024 Sudah Didesain Sejak Awal, Begini Faktanya

Tidak tanggung, Dirty Vote menayangkan suara rekaman kepala desa tersebut dengan tone yang disamarkan. Sang kepala desa berujar, ada tekanan dari paslon Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud

Baca Juga
Anggaran MBG Akan Dipangkas, Waka BGN: Angka Pastinya Menyusul
Nasional & Regional · Berita terkait

Tekanan dari kubu Prabowo-Gibran, lanjut sang kepala desa, berupa arahan untuk menciptakan teknis penyaluran bansos beras secara mendadak.

“Itu sangat tiba-tiba dan datanya entah dari mana. Tidak sesuai dengan data kemiskinan di desa,” kata kepala desa itu.

Maka pada hasilnya, bantuan tersebut mencuat dan bertransformasi menjadi polemik di desa.

Baca Juga: Film Dokumenter Dirty Vote Pengungkapan Sistem Kecurangan di Balik Pemilu 2024

“Kami, kepala desa di paguyuban bingung. Kami yang repot sendiri karena itu tidak sesuai data kebutuhan di desa,” ungkapnya.

Tidak berhenti di situ, si kepala desa mengaku dapat telepon dari kepolisian tentang izin pemakaian balai desa untuk deklarasi dukungan terhadap Prabowo Gibran. Bahkan, lanjut dia, ada beberapa kepala desa terjerat korupsi dan jadi target empuk.

Baca Juga
Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Nasional & Regional · Berita terkait

“Kita (kami) senantiasa diawasi Polda,” kata si kepala desa.

Kepala desa itu pun diminta menyiapkan laporan penggunaan dana desa dari tahun 2021 hingga 2023.

Selain itu, tekanan dari kubu Ganjar-Mahfud adalah arahan dari bupati untuk memenangkan paslon tersebut. Malah, kata dia, targetnya harus dapat suara minimal 50 persen plus 1 untuk kemenangan paslon Ganjar-Mahfud di satu desa.

“Itu melaui camat. Camat menghubungi paguyuban kepala desa,” ujarnya.

Hingga saat ini belum ada tanggapan dari Presiden Jokowi tentang meluncurnya film Dirty Vote dan menuduhnya berlaku curang dalam Pemilu 2024.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{