Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Nasional & Regional

Jenazah PMI Asal Sindangbarang Masih Tertahan di Saudi, FPMI Surati Presiden Jokowi

Terbit 14 Nov 2020 02:45 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Jenazah PMI Asal Sindangbarang Masih Tertahan di Saudi, FPMI Surati Presiden Jokowi — Cianjur Update

, Sindangbarang – Jenazah Rustandi Binti Sukron Pepe, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Jajaway, RT 04/RW 02, Desa Girimukti, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, hingga kini masih tertahan di Negara Saudi Arabia.

LSM Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) Kabupaten Cianjur, berupaya memulangkan jenazah tersebut ke Cianjur dengan mengirimkan surat permohonan pemulangan jenazah kepada Presiden RI, Joko Widodo.

“Sebelumnya kami telah mengirim surat ke pihak-pihak terkait, seperti BP2MI, Kemenaker, Kemenlu, dan KBRI Atase Riyadh. Namun hingga kini masih belum ada yang merespon,” ujar ketua LSM FPMI Cianjur, Herlan Davion, Sabtu (14/11/2020).

Baca Juga
Anggaran MBG Akan Dipangkas, Waka BGN: Angka Pastinya Menyusul
Nasional & Regional · Berita terkait
Iklan sevilage

Herlan mengatakan, untuk mendapatkan kepastian jenazah Rustandi bisa dipulangkan ke Indonesia. Pada Kamis 12 November 2020, pihaknya sudah melayangkan surat kepada Presiden Jokowi, dengan harapan Presiden mau membantu keluarga almarhum.

“Kami mewakili keluarga almarhum, berharap semoga Presiden dapat membatu memulangkan jenazah tersebut ke tanah air,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya almarhum Rustandi merupakan salah seorang dari lima PMI warga Cianjur yang meninggal di Negara Timur Tengah. Jenazah yang sudah berhasil dipulangkan ialah (alm) Bariyah PMI asal Kampung Sukapura, RT 01/RW 02, Desa Jayapura, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.

Baca Juga
Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Nasional & Regional · Berita terkait

“Jenazah Bariyah telah dipulangkan ke Indonesia pada Rabu 11 November 2020 lalu,” terangnya.

Sementara itu, jenazah Rustandi Binti Sukron Pepe masih tertahan di negara tersebut. Diketahui almarhum meninggal karena sakit.

“(Alm) Rustandi berangkat ke Saudi Arabia melalui Calling Visa pada 2016 dan meninggal di Rumah Sakit Dokter Sulaeman Al Habib pada September 2020, akibat sakit darah tinggi,” tandasnya.(ian/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{