Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Jembatan Leuwi Jurig di Takokak Reyot, Belum Ada Bantuan Pemerintah

Terbit 28 Nov 2019 09:08 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Takokak – Jembatan penghubung Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak dan Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak tidak layak untuk dilewati warga. Meskipun ada jalan utama, warga lebih memilih untuk melewati jembatan yang kerap disebut leuwi jurig tersebut.

Salah seorang sales asal Kampung Cijoho, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang Muhammad Andi Suhendi (23), mengaku kerap melewati jembatan yang terletak di Kampung Sukarama, RT03 RW05 Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak itu setiap hari Jumat. Ia menyebut jembatan tersebut memiliki banyak lubang.

“Kondisi jembatannya banyak lubangnya. Tapi warga memilih jalan itu karena lebih cepat, kalau pakai jalan utama bisa tiga kali lebih jauh dan perjalanan pun akan lama,” tuturnya saat diwawancara Cianjur Update, Kamis (28/11/2019).

Iklan sevilage

Bahkan, Andi mengatakan, setiap ia bekerja ke wilayah tersebut, ia menggunakan jalur utama. Ia mengaku jalur utama lebih jauh dan jalannya pun tidak terlalu bagus.

Baca Juga
Perbaikan Jalan dan Jembatan Cikadu yang Viral Dilintasi Mobil Butuh Anggaran Rp14 Miliar
Berita · Berita terkait

“Saya bertugas di wilayah selatan sering pakai jalan utama, dan memang tidak terlalu bagus jalannya. Tapi, warga di sana lebih memilih jembatan itu karena lebih deket walaupun cuma jalan setapak,” jelasnya.

Memiliki Tinggi 50 Meter

Andi mengungkapkan, jembatan tersebut beresiko bagi para penggunanya. Sebab, ia mengatakan, selain banyak lubang, jembatan itu pun reyot dan di bawah jembatan itu ada sungai. Ia pun menuturkan, jembatan itu memiliki ketinggian sekitar 50 meter.

“Jembatannya beresiko karena banyak yang bolong di bawahnya ada sungai. Reyot banget juga waktu saya lewatin jembatan itu, gak berani liat ke bawah. Tingginya sih sekitar 50 meter. Warga sekitar memang mau tak mau ke jembatan itu kalau mau ke Wargasari,” ungkapnya

Baca Juga
DPD Golkar Cianjur Siap Kawal Pemerintahan Wahyu-Ramzi
Berita · Berita terkait

Bahkan, Andi menuturkan, jembatan itu akan sangat susah dilalui apabila hujan. Ia pun mengatakan resikonya akan lebih tinggi. “Kalau hujan susah dilewati karena takut longsor. Resikonya juga lebih tinggi,” kata dia.

Andi berharap, jembatan leuwi jurig tersebut bisa diperbaiki pemerintah. Sebab, ia mengatakan jalan tersebut belum pernah diperbaiki selama ia bekerja menjadi sales.

“Belum pernah diperbaiki, baiknya sih diperbaiki. Warga sana juga pasti pengen gitu, apalagi saya yang tiap seminggu sekali datang ke situ.”pungkasnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{