Bantuan Stimulan Ratusan Warga Terdampak Pergerakan Tanah Takokak Tak Kunjung Datang, BPBD: Masih Proses
CIANJURUPDATE.COM – Penanganan dampak bencana pergerakan tanah di Kampung Cibuluh, Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, hingga kini masih dalam proses penanganan oleh pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Berdasarkan data terkini, tercatat sebanyak 132 rumah mengalami rusak berat, 40 rumah rusak sedang, dan 100 rumah rusak ringan. Dari total warga terdampak, sebanyak 114 kepala keluarga (KK) diusulkan untuk relokasi terpadu dan 18 KK memilih relokasi mandiri.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Kabid RR) BPBD Kabupaten Cianjur, Nurzen, menyampaikan bahwa permohonan bantuan stimulan untuk perbaikan rumah terdampak saat ini telah diajukan dan sedang diproses di tingkat pusat.

"Permohonan bantuan stimulannya masih diproses di BNPB. Saat ini masih menunggu pencairan bantuan dana dari pemerintah pusat," ujar Asep saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).
Sambil menunggu kepastian dan realisasi bantuan stimulan perumahan dari BNPB, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur melalui BPBD telah memberikan penanganan awal guna meringankan beban warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah. Pemkab telah menyalurkan dana tunggu hunian berupa uang sewa rumah bagi warga yang masuk dalam kategori rusak berat.
"Sambil menunggu proses bantuan stimulan BNPB, Pemda sudah memberikan uang sewa rumah selama tiga bulan. Bantuan sewa rumah ini dikhususkan untuk warga yang rumahnya rusak berat," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku, bantuan sewa rumah hanya diperuntukkan bagi kategori rusak berat. Warga dengan kondisi rumah rusak sedang tidak mendapatkan bantuan sewa karena bangunan diproyeksikan masih dapat ditempati secara aman.
Mengenai kondisi terkini para korban di lapangan, Asep menjelaskan bahwa pilihan tempat tinggal sementara para warga terdampak cukup bervariasi tergantung kondisi kerusakan bangunan masing-masing.
"Untuk kondisi warga terdampak saat ini, ada yang mengungsi, ada yang memilih ngontrak (menyewa rumah), dan ada juga yang tetap bertahan tinggal di rumah mereka," pungkasnya.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


