Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Istri Ini Diduga Jadi Korban KDRT, Gara-gara Suaminya Main Game

Terbit 22 Nov 2019 12:02 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Istri Ini Diduga Jadi Korban KDRT, Gara-gara Suaminya Main Game — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Nasib Tidak mengenakan dialami oleh warga Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Sawah Gede, Kecamatan Cianjur, Sumiyati (47), ia diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri, RN (34). Alasan yang pemicu terjadinya KDRT tersebut adalah RN yang kecanduan bermain game hingga bolos bekerja.

Kejadian tersebut diduga terjadi pada 27 Agustus 2019 di rumahnya. Sumiyati pun menceritakan awal dari kejadian yang ia alami. Ia mengatakan, semuanya berawal ketika sang suami terlalu kecanduan bermain game sehingga melupakan kewajibannya sebagai kepala keluarga.

“Ceritanya pas malem itu saya lagi teleponan sama anak saya kira-kira jam 10-an. Emang dari ininya dia (RN) tidak suka dengan anak saya. Dia main game itu tidak sewajarnya main game. Saat itu posisinya dia lagi mati lowbat katanya,” ucapnya saat dihubungi Cianjur Update, Jumat (22/11/2019).

Iklan sevilage

Percekcokan Dimulai

Percekcokan terjadi ketika, Sumiyati menegur suaminya yang bolos kerja hanya karena bermain game. Alhasil, RN tidak terima terhadap pernyataan Sumiyati dan akhirnya terjadilah perdebatan.

Baca Juga
Pria Terindikasi ODGJ di Cilaku Tewas Diduga Gantung Diri
Berita · Berita terkait

“Saya bilang ‘sampai bolos kerja karena main game aja’. Dia gak seneng, dia bilang ‘anak kamu gila mancing ngabisin duit, kamu gak marah’. Lho, dia udah urusan udah gede, walaupun abis itu kan harta dia,” tuturnya

Kemudian, RN memberikan pilihan, yaitu memilih RN atau anak Sumiyati. “Dia bilang ‘mau saya atau anak situ’. Sebagai orang tua saya pilih anak. Kecuali kalau dia penuhin kehidupan saya lahir dan batin,” kata dia.

Sumiyati mengaku selalu menuruti apa yang suaminya mau. Bahkan, ketika suaminya ingin sepeda motor, Sumiyati mau membelikannya.

“Dari awal saya nikah, saya turutin dia. Pengen motor saya beliin motor saya turutin. Tapi kehidupan lahir batin saya tidak tercukupi, dari malem pulang kerja dia cuma main game sampai subuh,” tuturnya.

Baca Juga
Diduga Hendak Tawuran, Tiga Pelajar SMK di Cianjur Diamankan
Berita · Berita terkait

Sumiyati menyebut bahwa dirinya bukan bermaksud memilih anaknya. Namun, ia mengatakan, apabila RN dapat berbuat kebenaran, maka ia akan mengikutinya. “Malam itu dia tak terima saya pilih anak saya. Saya bukan milih anak. Kalau dia bener, saya akan ikutin,” katanya.

Sumiyati mengaku, sikap RN sudah tidak wajar menjelang. Ia mengatakan, RN sering berbohong. Maka dari itu, ia mengelurkan isi hatinya namun ia malah dipukul sebanyak tiga kali oleh RN. Namun, Sumiyati memilih bertahan.

“Sebelum lebaran dia udah gak wajar. Ya, dia jadi sering berbohong. Jadi, saya keluarin unek-unek sama dia. Tiga kali dipukul. Tapi saya bertahan, saya kasih dia kesempatan. Saya bilang ‘sekali lagi gitu, saya gak kasih ampun’,” ucapnya.

Dipukuli Selama Tiga Jam

Sekitar pukul 23.00 WIB terjadilah KDRT. Sumiyati mengaku dipukuli RN selama tiga jam tiga puluh menit sampai pukul 02.30 WIB. Ia mengatakan, setiap ia teriak mulutnya akan dibekap. Setiap ia mencoba kabur, ia dibanting RN.

1 2Laman berikutnya
QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{