Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Hasto Terima Kunjungan Dubes Georgia di Markas PDIP

Terbit 14 Jun 2021 07:27 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Hasto Terima Kunjungan Dubes Georgia di Markas PDIP — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Jakarta – Duta Besar (Dubes) Georgia untuk Indonesia, Irakli Asashvili berkunjung ke Kantor Pusat PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, pada Senin (14/6/2021).

Pada kegiatan itu, kedatangan Irakli diterima oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang didampingi anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira, dan para kader partai lainnya.

Di antaranya adalah Hanjaya, Helmy Hidayat, Leni, Michael Umbas, dan Aryo Adhi. Sementara Dubes Georgia didampingi Deputy Head of Mission Embassy of Georgia, Akaki Dvali.

Iklan sevilage

Pada kesempatan itu pihak Georgia ingin memperhangat hubungan dengan Indonesia lewat permintaan untuk membangun kantor perwakilan di sana. Sedangkan Hasto memanfaatkan momen itu untuk memperkenal cerutu asal Jember Jawa Timur.

Pada awal dialog, Hasto memaparkan kisah kantor DPP PDIP yang pernah diserang oleh pemerintahan Orde Baru.

Setelahnya, dia menyampaikan salam dari para petinggi partai. Hasto mengatakan, pertemuan ini dilaporkan kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. 

Baca Juga
Ratusan Relawan dan Warga Penjinak Api Gunung Gede Pangrango Terima Uang 'Kadeudeuh' dari Pemprov Jabar
Berita · Berita terkait

“Ibu Megawati menyampaikan salam hangat atas kunjungan Pak Dubes Georgia ini,” kata dia dalam rilisnya. 

Hasto mengatakan, pertemuan ini istimewa karena digelar di ruang terbuka Kantor DPP PDIP.  Dia lalu memutarkan video singkat sejarah PDIP.

Usai pemutaran itu, Hasto menegaskan sikap PDIP yang teguh menjaga pluralisme dan menjunjung tinggi ideologi Pancasila. 

Paparkan Hasil Survei

Dia juga memaparkan berbagai survei yang menyebutkan PDIP memiliki elektoral tertinggi dan saat ini sedang fokus melakukan konsolidasi menyeluruh guna memastikan kemenangan pada Pemilu mendatang. 

Setelahnya, ia juga menjelaskan program sekolah partai PDIP untuk meningkatkan kualitas kader dan calon kepala daerah. 

Baca Juga
Posko Pengaduan Pemkab Cianjur Terima 500 Keluhan Warga, Dominasi Soal Kesehatan
Berita · Berita terkait

Hasto menyatakan peran partainya di pemerintahan, yang akan selalu mendorong peningkatan kerjasama Indonesia dengan negara-negara di dunia, termasuk Georgia.

“Sebagai partai penguasa, PDIP ikut mengambil peran dalam meningkatkan persahabatan dan kerjasama Indonesia dengan negara-negara sahabat termasuk di bidang ekonomi,” tambahnya.

Hasto Berikan Cerutu

Dubes Georgia, Irakli Asashvili menyatakan pihaknya sangat tertarik atas penjelasan soal sekolah partai. Dia menanyakan bagaimana mekanisme pelaksanaannya di tingkat pusat dan daerah. 

“Saya telah mengujungi beberapa wilayah Indonesia. Negara Indonesia kaya dengan budaya, kuliner dan memiliki pemandangan yang indah. Tak cukup lima tahun sebagai dubes untuk mengenal Indonesia yang begitu indah,” kata dia. 

Secara terbuka, ia mengaku pihaknya berharap hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Georgia. Apalagi, negeri itu siap membuka ekonominya untuk barang dari Indonesia.

“Kami tidak memiliki banyak kedutaan besar di Asia, khususnya Asia Tenggara. Kami ingin Indonesia membuka kedutaannya di Georgia,” tambah Irakli.

Baca Juga
Ratusan Relawan dan Warga Penjinak Api Gunung Gede Pangrango Terima Uang 'Kadeudeuh' dari Pemprov Jabar
Berita · Berita terkait

Di ujung pertemuan, Dubes Irakli menyerahkan wine produksi Georgia dan Hasto menyambut hangat pemberian itu. 

Hasto pun tak mau kalah. Hasto dalam kesempatan itu mempromosikan salah satu cerutu asli Indonesia asal Jember. Kebetulan sang dubes adalah seorang penikmat cerutu.

“Indonesia punya produk cerutu. Mari silahkan dinikmati,” kata Hasto memberikan kepada sang dubes yang langsung tertarik menerimanya.

Untuk diketahui, Georgia merupakan negeri asal Joseph Stalin, salah satu pemimpin Uni Soviet yang melegenda. Negeri itu dikenal memiliki komoditas ekspor berupa bahan tambang, produk kimia, hingga produk pertahanan.

Sementara produk Indonesia yang diminati Georgia adalah hasil pertanian seperti kopi, tepung kelapa, hingga minyak sawit.(ega/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{