Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

DKPP Jawa Barat Gencarkan Penanganan PMK pada Hewan Ternak

Terbit 13 Jan 2025 07:15 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
DKPP Jawa Barat Gencarkan Penanganan PMK pada Hewan Ternak — Cianjur Update
DKPP Jawa Barat menangani 1.112 kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak dengan langkah vaksinasi, dan pengobatan. (Foto: jabarprov.go.id)

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat terus bergerak cepat menangani penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di 11 kabupaten/kota wilayah Jawa Barat.

Plt. Kepala DKPP Jawa Barat, Siti Rochani, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis, seperti vaksinasi terhadap 449 ekor ternak, pengobatan pada 307 ekor ternak, edukasi di 73 lokasi, serta desinfeksi di 94 titik.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga kesehatan ternak dan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Iklan sevilage

“Kita terus melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kasus PMK di Jabar, salah satunya dengan melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak yang ada,” ujar Siti Rochani dilansir jabarprov.go.id, Senin (13/1/2025).

Baca Juga
BPBD Cianjur Ingatkan Waspada Longsor dan Banjir di Jalur Rawan Pascakemarau
Berita · Berita terkait

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Jawa Barat, Supriyanto, menyebutkan bahwa pihaknya terus memonitor perkembangan kasus PMK bersama dinas terkait di kabupaten/kota.

Petugas lapangan telah diarahkan untuk segera mengambil tindakan jika ditemukan kasus baru.

“Para petugas sudah paham apa yang harus dilakukan jika ditemukan kasus PMK. Mereka akan langsung melakukan koordinasi dan tindakan secepatnya,” kata Supriyanto.

Berdasarkan data terbaru periode 28 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025, DKPP mencatat 1.112 hewan ternak terjangkit PMK.

Baca Juga
Terindikasi Luka Benda Tumpul, IN Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Mes Peternakan Ayam Warungkondang
Berita · Berita terkait

Dari jumlah tersebut, 52 ekor (4,69%) mati, 51 ekor (4,59%) dipotong bersyarat, 111 ekor (9,98%) sembuh, dan 898 kasus aktif (80,76%). Selain itu, terdapat 764 hewan dalam kategori terduga.

Kasus PMK tercatat tersebar di 11 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Bandung, Bekasi, Bogor, Cirebon, Karawang, Kuningan, Pangandaran, Subang, Tasikmalaya, serta Kota Banjar dan Kota Cirebon.

Supriyanto mengungkapkan bahwa hingga kini, terdapat 60 kasus aktif di 627 kecamatan dan 102 kasus di 5.957 desa.

“Ada penambahan kasus mencapai 204 kasus atau terjadi peningkatan dari jumlah sebelumnya, yakni 127 kasus pada 8 Januari 2025,” jelasnya.

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

DKPP Jawa Barat juga mengimbau para peternak untuk tetap tenang dan segera melaporkan jika hewan ternaknya terjangkit PMK.

“Lapor segera jika hewan ternaknya terjangkit PMK. Nanti petugas akan langsung mengecek dan melakukan tindakan,” tegas Supriyanto.

Untuk informasi lebih lanjut atau melaporkan kasus PMK, masyarakat dapat menghubungi Hotline Pelaporan PMK Nasional di 0811-1182-7889.

DKPP Jawa Barat berkomitmen untuk terus memantau situasi, meningkatkan angka kesembuhan, dan menekan dampak negatif pada sektor peternakan.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{